03 May 2021, 03:00 WIB

Enam Hal yang Dirahasiakan Allah


Mohamad Farhan Zhuhri | Ramadan

RAMADAN menjadi bulan yang penuh rahmat dari Allah untuk muslim yang menjalankan puasa dan ibadah lainnya. Apalagi, berpuasa ialah kewajiban bagi seorang muslim yang taat dan beriman.

Ketaatan dan keimanan seorang muslim bisa semakin meningkat pada Ramadan. Namun, apakah cukup dengan ibadah Ramadan menjadikan kita orang yang dicintai Allah, bahkan diperkenankan masuk ke surga-Nya, atau hanya dengan kita melaksanakan ibadah puasa kita senantiasa mendapatkan rahmat serta ampunannya?

Disebutkan dalam kitab Nashaihul Ibad, karya Ibnu Hajar Al-Asqolani, Allah selalu memiliki rencana baik bagi makhluk-Nya, tetapi terkadang kita sebagai makhluk-Nya kurang peka. Ada enam hal yang dirahasiakan Allah untuk umat-Nya.

Wakil Ketua LD-PBNU, KH Misbahul Munir Kholil, dalam ceramah yang disampaikan via kanal Youtube TVNU juga berpesan agar senantiasa menjaga ibadah karena tidak ada yang bisa memastikan ibadah kita diterima atau tidak, kecuali Allah SWT.

"Yang pertama, Allah menyembunyikan keridaan-Nya di dalam ketaatan (ibadah) kita kepada Allah. Ibadah yang kita lakukan sekecil apa pun harus dilakukan sungguh-sungguh karena kita tidak tahu ibadah yang mana yang akan membawa kita ke surga-Nya, kecuali Allah SWT," ujarnya.

Kedua, Allah menyembunyikan kemarahan-Nya di dalam kemaksiatan kepada-Nya. Sekecil apa pun dosa yang dilakukan, bisa saja murka Allah karena kita melakukan dosa yang dianggap remeh justru menjadikan kita masuk neraka-Nya. Pada zaman Rasulullah ada seorang wanita yang sangat alim dan baik, tetapi karena dirinya mengurung seekor kucing sampai mati kelaparan, hal itu membuat ia masuk neraka.

Ketiga, pada Ramadan ini ada yang sering dicari seluruh kaum muslim seluruh dunia, yakni malam kemuliaan (lailatul qadar/lailatulkadar). Namun, hal itu juga menjadi salah satu rahasia Allah yang semua orang tidak tahu kapan pastinya malam itu tiba. "Ini kapan Pak Kiai? Tidak ada yang tahu dan yang jelas di Ramadan. Tanggal berapanya kita tidak tahu. Ini dirahasiakan supaya kita terus mengisi Ramadan dengan ibadah agar mendapatkan kebaikan 1.000 bulan," lanjut Misbahul.

 

Wali Allah

Selanjutnya, Allah menyembunyikan wali (kekasih) di tengah-tengah manusia lainnya. Apakah seseorang yang menggunakan sorban bisa dikatakan wali Allah? Belum tentu. Tidak ada yang tahu siapa yang menjadi wali (kekasih) Allah. Siapa sangka orang yang kita benci ialah yang dicintai Allah SWT. Oleh karena itu, kita tidak boleh merendahkan orang lain meskipun orang itu berbeda keyakinan dengan kita sekalipun.

"Nikmat iman dan Islam ini adalah pemberian dari Allah SWT. Jangan sampai lepas dan hilang. Allah memiliki hak prerogatif yang menentukan surga dan neraka bagi kita. Orang beriman dan bertakwa saja bisa masuk neraka, apalagi tidak sama sekali," tegasnya.

Rahasia kelima, Allah menyembunyikan kematian kita di dalam umur. Tidak ada yang tahu kapan kita akan dipanggil Allah SWT. Oleh karena itu, selalu gunakan umur kita untuk melakukan hal-hal kebaikan dan ibadah di jalan Allah SWT.

Terakhir, keenam, Allah menyembunyikan salat Ustha, yakni ada salat yang paling utama di dalam salat lima waktu. "Isya, Subuh, Zuhur, Asar, Magrib. Di antara salat lima waktu tersebut, ada salat yang paling utama yang kita tidak tahu yang mana. Oleh karenanya, jangan tinggalkan salat karena salat menjadi tolok ukur paling utama bagaimana kita hidup di dunia. Jika salat kita benar, niscaya hidup kita pun baik," pungkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT