26 March 2021, 11:05 WIB

Rumah Zakat Sasar 1 Juta Penerima Manfaat Selama Ramadan


Zubaedah Hanum | Ramadan

RUMAH Zakat menargetkan untuk membantu 1 juta penerima manfaat yang terdampak pandemi covid-19, khususnya yang berada di
1.686 Desa Berdaya selama Bulan Suci Ramadan Tahun 2021 ini.
 
"Sesuai fatwa MUI Nomor 23 Tahun 2020, pemanfaatan harta ZIS dapat digunakan untuk penanggulangan wabah covid-19 dan dampaknya, maka Rumah Zakat akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak pandemi," kata CEO Rumah Zakat Nur Efendi, dalam keterangan resminya, belum lama ini.
 
Dalam menyambut Ramadan tahun ini, Rumah Zakat telah meluncurkan Gerakan #BahagiaBersama Ramadhan, sebuah upaya
untuk mengajak masyarakat membahagiakan sesama lewat kegiatan berbagi dengan menghadirkan beragam program istimewa di bulan suci.
 
Adapun program istimewa di bulan Ramadan antara lain Berbagi Buka Puasa, Kado Lebaran Yatim, Bingkisan Lebaran Keluarga, Syiar Quran, Ramadhan Bebas Hutang, dan Janda Berdaya. Nur mengatakan program Ramadan tersebut cocok untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi di masa resesi.
 
"Selain itu ada pula program lumbung pangan yang bertujuan untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat Indonesia. Saat ini telah ada 19 lumbung pangan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia," beber Nur Efendi
 
Selain itu, tambahnya, Rumah Zakat juga bersiap meluncurkan Digital Islamic Style (DIS), sebuah aplikasi untuk menemani umat muslim dalam beribadah. Terdapat berbagai fitur dalam DIS yang dapat membantu umat muslim beribadah di bulan Ramadan yakni dzikir dan doa, Alquran digital, waktu salat, arah kiblat, kajian Ramadan, dan Donasi ZISWAF.
 
"Semoga dengan hadirnya DIS dapat menjadi teman ibadah kita semua di bulan Ramadan. DIS akan membantu mengingatkan kita untuk melakukan rangkaian ibadah di bulan Ramadan mulai dari jadwal imsakiyah, berzikir, sholat, hingga berbagi kepada sesama," kata Strategic Partnership Division Head Rumah Zakat, Didi Sabir.
 
Ia menjelaskan, DIS menjadi salah satu kemudahan berdonasi bagi masyarakat karena terdapat fitur untuk memunaikan ZISWAF hingga laporan perkembangan donasi masyarakat. "Diharapkan aplikasi ini dapat memudahkan donatur yang ingin berbagi sekaligus melihat laporan dari para penerima manfaat yang dibantu," ujar Didi. (Ant/H-2)
 

BERITA TERKAIT