02 June 2023, 22:03 WIB

JK Minta Enterpreneur Nasional Lebih Percaya Diri Hadapi Tantangan Zaman


Emir Chairullah |

WAKILPresiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) mendorong entrepreneur lokal untuk lebih percaya diri menghadapi persaingan di dalam negeri. 

“Kemampuan teknologi, inovasi dan kemampuan enterprenur kita masih tidak percaya diri. Padahal kalau kita kerja keras itu juga membuat kita mampu bersaing,” kata JK dalam keterangannya usai “Bincang Entrepreneurship” bersama unsur pimpinan Universitas Negeri Makassar (UNM) di Makassar, Jumat.

Bagi JK, mengembalikan spirit pengusaha nasional sangat penting karena tidak terlepas adanya hubungan erat antara penguasa dan pengusaha.

Baca juga : JK Resmikan Groundbreaking Kampus Cipayung Universitas Paramadina 

"Penguasa menentukan maju mundurnya pengusaha. Tapi pada dasarnya penguasa didorong oleh pengusaha. itu kenyataannya," ujarnya.

Baca juga : Jokowi Tetap Cawe-Cawe Pilpres, JK: Asal Jalankan Pemilu Jurdil

Karena itu, dirinya meminta kampus-kampus menyiapkan revolusi entrepreneurship. Hal itu penting untuk menciptakan mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman di masa mendatang.

"Pendidikan yang baik akan mendatangkan ilmu. Ilmu kemudian menciptakan teknologi yang kemudian menimbulkan spirit entrepreneurship.

Setelah itu menjadi industri kemudian yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat. Lalu pendapatan masyarakat yang tinggi itulah yang dikatakan kemakmuran," katanya.

JK menjelaskan, untuk mengembalikan pengusaha nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri adalah menjadi tugas universitas. Itu juga menjadi salah satu alasan JK yang rajin ke kampus-kampus di Indonesia melakukan hal yang sama, salah satunya UNM.

"Mengapa UNM, karena selain mahasiswa dapat ilmu, mereka kembali ke daerah langsung memberi ilmu karena sebagian besar menjadi guru. tapi ini berlaku untuk semua universitas di Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan itu, JK menceritakan soal kehebatan pengusaha-pengusaha sulsel di tahun 60-70an. Seperti keberadaan para pengusaha Sulsel yang memiliki bank sendiri. Namun sayangnya, kata JK, keberadaan para pengusaha tersebut hanya bertahan di satu generasi saja.

"Tanpa bermaksud sombong. Satu-satunya perusahaan lokal yang bisa bertahan lama saat ini adalah Kalla Group. Perusahaan yang dibuat bapak saya yang pendidikannya hanya SD," pungkasnya. (Z-8)

 

BERITA TERKAIT