26 January 2023, 10:10 WIB

Menang Lawan Covid-19, Presiden Sebut karena Semua Bergerak


Andhika Prasetyo |

SETELAH tiga tahun berjuang melawan covid-19, mengencangkan ikat pinggang dengan berbagai aturan yang ketat, Indonesia akhirnya bisa bernapas lega.

Pada akhir tahun lalu, pemerintah secara resmi mencabut Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang artinya semua aktivitas sosial dan ekonomi bisa dijalankan secara normal.

Pencabutan PPKM itu didasarkan pada angka kasus harian, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit dan angka kematian yang semakin kecil. Di sisi lain, jumlah penduduk yang divaksinasi semakin besar.

"Tetapi yang paling sangat mendukung adalah partisipasi masyarakat yang begitu besar dalam menangani pandemi dan ekonomi kita. Partisipasi inilah yang harus kita apresiasi, kita hargai, karena semua memberikan dukungan. Dunia usaha, masyarakat di bawah, semua bergerak," ujar Presiden Joko Widodo dalam Rakornas Transisi Penanganan Covid-19 di Jakarta, Kamis (26/1).

Kendati PPKM sudah dicabut, bukan berarti penyebaran covid-19 sudah berakhir. Kepala Negara tetap meminta masyarakat waspada. Ia mewanti-wanti jajaran menterinya untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan, menyusun kebijakan.

"Kita tetap harus waspada, hati-hati dalam memutuskan kebijakan utamanya ekonomi yang sekarang ini kita berada pada posisi yang sangat baik," sambung mantan wali kota Surakarta itu.

Presiden Jokowi pun mengapresiasi kinerja para pembantunya karena telah menjalankan program pemulihan dengan sangat baik di sepanjang 2022.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga kita berada di angka 5,72% dan secara tahunan di 2022, seperti yang Pak Menko Perekonomian Airlangga (Hartarto) sampaikan 5,3%. Kalau itu tercapai itu saya kira sebuah prestasi yang sangat baik," ucapnya. (P-2)

BERITA TERKAIT