24 January 2023, 17:28 WIB

Kapolri Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir


Khoerun Nadif Rahmat |

PANGLIMA TNI Laksamana Yudo Margono menyematkan warga kehormatan Korps Marinir kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Kaporli Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh Kepala Staf TNI.

"Dalam rangka penyematan sebagai warga kehormatan Korps Marinir yang disematkan kepada Ketua MPR, Ketua DPR, Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU yang siang hari ini pelaksanaannya dilaksanakan melalui serbuan amfibi sebagai tugas pokok Marinir di dalam pertempuran mulai dari pendaratan dilanjutkan gerakan serbuan di darat. Saya tekankan ini atas jasa-jasa sumbangsih atas kemajuan TNI khususnya TNI AL dan didalamnya ada Korps Marinir," kata Yudo di Pulau Damar Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa, (24/1).

Setelah disematkan sebagai warga kehormatan Koprs Marinir, Sigit mengatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi dirinya maupun bagi institusi Polri. Terlebih, ia menyebutkan seorang prajurit Marinir memiliki tugas yang sangat berat dalam menjaga kedaulatan Bangsa Indonesia.

Sigit juga kembali menegaskan bahwa, dalam dirinya mengalir darah TNI. Hal tersebut dikarenakan ia lahir dari keluarga yang memiliki latar belakang TNI.

"Saya selalu katakan, saya menjadi polisi dan saat ini saya menjadi Kapolri. Namun di darah saya mengalir darah TNI dan itu akan memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri ke depan akan semakin kokoh dan semakin baik," sebut Sigit.

Sigit menganggap bahwa penyematan warga kehormatan Korps Marinir bukan hanya sekadar upacara seremonial. Akan tetapi merupakan wujud dan bukti semakin kokohnya sinergitas antara TNI-Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. "Ini tentunya semakin menunjukan sinergitas dan soliditas TNI-Polri semakin hari semakin kokoh dan mantap," papar Sigit.

Sinergitas dan soliditas TNI-Polri, dikatakan Sigit, merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI). Menurutnya hal itu akan berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sigit menerangkan terjalinnya sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI). Ia memaparkan hal tersebut akan berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Ini menjadi penting untuk menjaga NKRI, stabilitas kamtibmas akan semakin mantap manakala soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Kedaulatan negara akan semakin mantap manakala soliditas dan sinergitas TNI-Polri semakin kokoh. Stabilitas kamtibmas dan politik diperlukan untuk menjaga NKRI semakin kuat dan baik," pungkas Sigit. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT