25 November 2022, 17:01 WIB

Buka Munas KAHMI, Wapres: Jangan Ada Kursi Melayang


Kautsar Widya Prabowo |

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengingatkan peserta Musyawarah Nasional XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas XI KAHMI) untuk tidak melakukan tidak yang berbuntut pada kericuhan. Ia ingin momentum tersebut sebagai model demokrasi yang cerdas dan santun.

"Jangan lagi kursi melayang. Kalau Munas atau mukernas atau apa itu ada kursi melayang itu tidak cerdas, saya kira tidak cerdas itu," ujar Ma'ruf saat membuka Munas XI KAHMI, di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat, 25 November 2022.

Ma'ruf juga berharap dalam munas ini dapat melahirkan pemimpin KAHMI yang solid. Terutama mampu memberikan kebijakan yang strategis untuk masyarakat.

Baca juga: Anwar Ibrahim Janjikan Pemerintahan yang Inklusif

"Pemimpin yang transformatif dan inovatif, yang dapat memacu kemajuan organisasi sekaligus membawa kemanfaatan bagi umat, bangsa dan negara," jelasnya.

Lebih jauh, Wakil Kepala Negara mengapresiasi program kerja KAHMI yang telah mendukung kesuksesan pembangunan pemerintah. Antara lain melalui penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga kegiatan filantropi.

"Saya minta program-program KAHMI semakin relevan, tepat guna dan tepat sasaran, yang dicirikan oleh inovasi dan kolaborasi," pintanya.(OL-4)

BERITA TERKAIT