04 October 2022, 11:41 WIB

Presiden: Tim Pencari Fakta Kanjuruhan Harus Selesai 30 Hari


Andhika Prasetyo |

Presiden Joko Widodo meminta Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan bisa mengungkap akar permasalahan dari peristiwa kelam yang menewaskan 125 orang itu secara cepat.

Dengan sumber daya yang cukup besar, tim tersebut dituntut bisa memberikan kesimpulan dalam kurun kurang dari 30 hari ke depan.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Jokowi kepada Ketua TGIPF Mahfud MD di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/10). "Saya baru saja melapor kepada Presiden terkait kerusuhan di Kanjuruhan. Tim pencari fakta diminta segera bekerja. Kalau bisa tidak sampai satu bulan sudah menyimpulkan," ujar Mahfud usai menghadap Presiden.

Ia pun meyakini arahan tersebut bisa dijalankan dengan baik. Pasalnya, menurut Mahfud, masalah besarnya saat ini sudah diketahui. "Tinggal masalah-masalah detil saja yang itu bisa dikerjakan mungkin tidak sampai satu bulan," tutur Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan itu.

Mahfud mengatakan tim akan mulai bekerja malam ini dengan agenda rapat berupa pembagian tugas dan tanggung jawab. "Ketika membagi tugas itu bisa memanggil orang, bisa mendatangi teman, itu kan harus dibagi-bagi karena melibatkan banyak pihak. Ada yang harus ke FIFA, ada yang harus ke Polri, ada yang harus ke lapangan, ada yang harus mempelajari peraturan perundang-undangannya," tandas Mahfud. (OL-12)

BERITA TERKAIT