30 September 2022, 23:12 WIB

Polri Tetapkan 10 Tersangka dalam Kasus Perjudian Kelas Atas


Khoerun Nadif Rahmat |

POLRI telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus perjudian kelas atas, yang sekarang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Hal itu diungkapkan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Dalam penanganan kasus tersebut, kepolisian menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mekukan analisis keuangan, yang diduga merupakan transaksi judi online.

Baca juga: Ralat Sebut Konsorsium 303 tidak Ada, Polri: Masih Ditelusuri

"Saat ini, ada yang sedang kita analisa 329 rekening. Lalu, 202 rekening saat ini sudah kita blokir," ungkap Sigit (30/09).

Pihaknya telah memasukkan 10 tersangka tersebut ke dalam DPO. "10 orang tersangka berstatus DPO. Diduga terlibat dengan kelompok judi online kelas atas," imbuhnya.

Untuk mempermudah proses penangkapan, kepolisian juga melakukan skema police to police, serta menerbitkan red notice atas 10 tersangka. "Untuk mencari buron yang sedang berada di luar negeri, kami membuat red notice," jelas Sigit.

Baca juga: Anak-Istri Bos Judi Online Apin BK Diperiksa Polda Sumut

Adapun 10 tersangka tersebut diketahui berada di 5 negara. Sehingga, pihaknya pun menerjunkan sejumlah anggota ke negara yang disasar. Namun, Sigit enggan mengungkapkan identitas 5 negara tersebut.

"Tentunya kami sedang menunggu hasilnya, untuk bisa membawa buron kelas atas kembali ke dalam negeri. Negaranya mana saja, mungkin sementara ini tidak perlu disebutkan," tutupnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT