27 September 2022, 14:13 WIB

Diisukan Bakal Dipenjara, Anies Acungkan Jempol


Kautsar Widya Prabowo |

GuUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan enggan mengomentari lebih jauh ihwal dirinya bakal dikriminalisasi hingga dipenjara menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Isu tersebut dihebuskan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief.

"Terakait isu dari Andi Arief bapak akan dipenjara, tanggapannya," ujar salah satu wartawan di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, hari ini.

Anies hanya sedikit tersenyum dan mengacungkan jempol menanggapi pertanyaan itu. Kemudian Anies tampak membuang muka kepada wartawan tersebut.

Sebelumnya dalam video yang beredar di media sosial (medsos), Andi Arief mengungkapkan kondisi pencalonan presiden 2024. Berdasarkan informasi yang ia peroleh dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa nantinya pada Pilpres 2024 hanya ada dua pasangan calon (paslon) presiden.

Baca juga: Duet Ganjar-Erick Dinilai Punya Kans Besar di Pilpres 2024

Andi menyatakan bahwa Anies Baswedan dan Ketua Umum partai politik di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan dipenjara jika tidak menghendaki dua pasang calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) pada Pilpres 2024.

"Oh, Anies kan sebentar lagi masuk penjara. Terus partai-partai lain di KIB apa segala, kalau tidak nurut tinggal masuk penjara aja gitu. Jahat bukan?,” tutur Andi Arief dalam video berdurasi satu menit 45 detik.(OL-4)

BERITA TERKAIT