26 September 2022, 18:51 WIB

KPK Gandeng IDI Cek Kesehatan Lukas Enembe


MGN |

GUBERNUR Papua Lukas Enembe mangkir dari pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dalih sakit. Seyogianya, penyidik KPK memanggil Lukas, Senin (26/9).

Guna memastikan kesehatan Lukas, KPK akan menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Kami sudah memerintahkan agar berkoordinasi dengan IDI. Untuk memeriksa LE (Lukas Enembe). Mungkin di Jayapura apakah benar yang bersangkutan sakit," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Alex mengatakan pemeriksaan dibutuhkan untuk memastikan kebenaran atas alibi tidak sehat Lukas untuk mangkir. Pemeriksaan juga dibutuhkan untuk mempertimbangkan izin Lukas berobat ke luar negeri.

"Apakah sakitnya itu sedemikian parahnya sehingga harus berobat ke luar negeri, sedangkan dokter di Indonesia yang mampu untuk mengobati sakit yang bersangkutan," ujar Alex.

Alex mengatakan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian KPK kepada Lukas. Lembaga Antikorupsi juga tidak bisa memeriksa Lukas jika dalam keadaan sakit meski keterangannya dibutuhkan penyidik.

"Karena apa? Pertanyaan pertama yang disampaikan penyidik itu ketika melakukan penyidikan mem-bap, 'apakah saudara sehat?' Ya kalo dia bilang 'saya sedang sakit' tentu enggak akan kita lanjutkan. Kita obati dulu supaya sehat baru dilakukan riska," tandas Alex.

Gubernur Papua Lukas Enembe tidak menghadiri pemeriksaan KPK. Alasannya, Lukas masih sakit.

Terpisah, kuasa hukum Lukas, Stefanus Roy Rening memastikan kliennya tak mampu menghadiri pemeriksaan penyidik KPK.

"Syarat orang memberi keterangan itu harus sehat. Kalau sakit gimana mau kasih keterangan," tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT