02 September 2022, 17:30 WIB

PKB Persilahkan PDIP Gabung, Tapi ada Syaratnya


Putra Ananda |

WAKIL Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengungkapkan pihaknya bersama Gerindra mengambil sikap terbuka perihal peluang masuknya partai lain ke dalam koalisi.

Syaratnya, partai yang ingin masuk ke dalam Koalisi Indonesia Raya harus mengikuti kesepakatan dan ketentuan yang sudah dijalin antara PKB dan Gerindra perihal pencalonan calon presiden (capres) dan juga calon wakil presiden (cawapres).

"Jangan merubah kesepakaktan bahwa capres berdasarkan pilihan Prabowo dan Cak Imin," ungkap Jazilul di Komples Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/9).

Jazilul menuturkan syarat tersebut berlaku untuk semua partai yang ingin bergabung ke Koalisi Indonesia Raya, tidak terkecualai PDIP. Sejauh ini dikabarkan Ketua Umum PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum PKB Cak Imin keduanya akan melakukan pertemuan atau silatruahmi politik.

Baca juga: Surya Paloh: Pemilu 2024 Momentum Krusial Bagi NasDem

"Tingga mencocokan waktunya saja kapan. PKB dan PDIP ini kan teman lama yang seharusnya untuk bertemu saja tidak perlu repot. Kalau soal merapat ke Gerindra dan PKB ya bagus asal jangan merubah yang sudah ada," ungkapnya.

Jazilul mengatakan pihaknya juga menunggu siapa kandidat capres yang akan diusung oleh PDIP. Apakah Ketua DPR RI Puan Maharani atau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kami bahkan menunggu, ingin tahu siapa sih sebenarnya yang mendapatkan mandat dari PDIP untuk maju," kata Jazilul. (OL-4)

BERITA TERKAIT