02 September 2022, 12:25 WIB

Siap Maju Capres 2024, Sandiaga Dinilai tak Loyal ke Gerindra


Mediaindonesia.com |

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dikabarkan siap maju menjadi calon presiden pada Pemilu 2024.

Manurut pengamat politik, Arif Nurul Imam, jika hal itu benar terjadi maka Sandi tidak loyal dengan keputusan partai yang dinaunginya saat ini, yaitu Partai Gerindra.

Pasalnya, Gerindra sudah final mencalonkan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sebagai capres di pemilu mendatang. Sandi, kata Arif, selaku kader partai seharusnya menaati keputusan tersebut.

"Sebagai kader Gerindra Sandiaga Uno, tentu seharusnya taat keputusan partai di mana Gerindra telah memutuskan akan mengusung Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres," kata Arif lewat pernyataannya, Jumat (2/9)

Menurut Arif, ketidakloyalan Sandi juga terlihat dari langkahnya mengumumkan kesiapannya menjadi capres ketika menghadiri acara partai lain, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pasahal, Sandi masih kader Gerindra. 

"Artinya jika Sandiaga bersedia maju padahal merupakan kader Gerindra tentu ini sebuah bentuk ketidakloyalan dia pada partainya,” tandasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno menyatakan kesiapannya apabila diusung untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Dia menyampaikan itu saat ditanya awak media usai menghadiri acara silaturahmi bersama DPW PPP DI Yogyakarta, Selasa (30/8)

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan bahwa calon presiden dari Partai Gerindra hanya satu yakni Prabowo.

“Jika ada kader Gerindra yang tidak ingin ikut rombogan kereta. Saya minta untuk turun sebelum kereta ini jalan,” kata Muzani.

“Kalau ada orang yang mau jadi presiden, tidak pernah membesarkan partai, nggak pernah datangi kantor partai, tidak pernah pasang bendera spanduk, tiba-tiba nongol mau jadi presiden ketemu pasal berapa?,” lanjutnya.

Adapun Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan para kader Gerindra khususnya Sandiaga Uno untuk memahami etika politik terkait bakal calon presiden pada Pemilu 2024.

"Kami tidak bisa melarang, kalau hak politik seseorang mau maju, tapi kemudian ada aturan dan etika-etikanya yang mesti dipenuhi," kata Dasco.

Menurut Dasco, Gerindra tidak dalam posisi melarang, tetapi Sandiaga Uno sebagai seorang yang aktif berpolitik tentunya tahu batas-batas politik dan etika serta mau maju menjadi capres.

Mengenai langkah Sandiaga Uno melakukan penjajakan dengan partai lain, Sufmi Dasco mengatakan hal itu merupakan langkah politik yang hanya Sandiaga tahu maksud dan tujuannya. (Ant/OL-8)

BERITA TERKAIT