07 August 2022, 12:30 WIB

Polri Bantah Rumah Dinas Kabareskrim Diserang OTK


Rahmatul Fajri |

Polri membantah kabar yang beredar mengenai rumah dinas Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto ditembak orang tak dikenal (OTK).

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya telah mengecek terkait informasi yang beredar. Ia mengatakan tidak ada penembakan di rumah Komjen Agus

"Sudah saya cek infonya tidak benar," kata Dedi dalam keterangannya, Minggu (7/8/2022).

Sebelumnya, isu OTK menyerang Rumah Dinas (Rumdin) Kabareskrim Polri tersebar melalui pesan Broadcast WhatsApp. "Rumahnya (Komjen Agus) ditembak jam 3 pagi," bunyi pesan tersebut.

Diketahui, sejumlah personel dam mobil taktis Korps Brimob Polri juga mendatangi gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (6/8).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengungkapkan, personel dan mobil taktis Brimob dikerahkan untuk pengamanan Bareskrim Polri. Ia menuturkan pengamanan dari Korps Brimob merupakan permintaan langsung dari Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

"Kehadiran personel Brimob untuk pengamanan Bareskrim, itu atas permintaan resmi Kabareskrim," ujar Andi saat dikonfirmasi, Sabtu (6/8).

Sebelumnya, beredar kabar kehadiran Brimob terkait dengan Bharada E, tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Namun, Andi membantah kabar tersebut. Ia menyebut, kehadiran Brimob tersebut murni hanya dalam rangka pengamanan Bareskrim secara keseluruhan. "Pengamanan Bareskrim," tegasnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT