04 August 2022, 11:35 WIB

Irjen Sambo Sampaikan Permintaan Maaf dan Belasungkawa Kepada Keluarga Brigadir J


Khoerun Nadif Rahmat |

KADIV Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo mengatakan beberapa permintaan maaf kepada institusi Polri serta ucapkan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J pada insiden baku tembak yang terjadi di rumahnya pada Jumat (8/7) lalu.

"Saya selaku ciptaan Tuhan, menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri," papar Sambo kepada Wartawan di Bareskrim Polri pada Kamis (4/8).

Ia mengatakan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J atau Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat sebagai korban dalam insiden baku tembak yang terjadi di rumah dinasnya, kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J, semoga keluarga diberikan kekuatan," imbuhnya.

Namun, ucapan belasungkawa ini katanya terlepas dari apa yang telah dilakukan Brigadir J terhadap istrinya. Diduga, Brigadir J telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap istri Sambo.

"Namun semua itu terlepas, dari apa yang telah dilakukan saudara Yosua kepada istri dan keluarga saya," pungkasnya.

Sambo menyambangi Bareskrim Polri guna memenuhi panggilan penyidik dalam kasus baku tembak yang terjadi di kediamannya. Ia dijadwalkan menahadiri panggilan ini pada Kamis (4/8).

Sebelumnya, penembak Brigadir J, Bharada E sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Keputusan ini diambil setelah Bharada E terbukti melakukan pembunuhan sesuai dengan Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP.

Bharada E ditetapkan sebagai tersangka atas laporan dugaan pembunuhan berencana yang dilayangkan oleh Brigadir J. (OL-12)

BERITA TERKAIT