28 July 2022, 13:15 WIB

HMI Cirebon Nilai Sikap Bebal Parpol Ciderai Demokrasi


Nurul Hidayah |

WATAK bebal parpol kini mendapat sorotan tajam dari sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa. Sorotan itu terutama tertuju pada sikap abai partai dalam merespons aspirasi rakyat menjelang Pemilu 2024.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab Cirebon, Yasir Sutisna misalnya, memandang tidak adanya itikad partai untuk mendengarkan suara rakyat terlihat dari sikap elite partai hari ini yang ngotot mengusung orang-orang dengan tingkat elektabilitas rendah.

"Memang kita akui bahwa segala keputusan soal kandidasi Pemilu 2024 ada di tangan segelintir elite partai. Tapi, perlu juga diketahui bahwa partai juga perlu mendengar aspirasi publik karena dari sana sumber dukungan dan legitimasi diperoleh," ungkap Yasir dalam forum diskusi lintas aktivis pemuda-mahasiswa se-Cirebon-Indramayu di Cafe Mimi Sepuh, Kamis (28/7/2022).

Dikatakan, rakyat atau dalam hal ini konstituen memiliki pengaruh kuat bagi eksistensi parpol. Untuk itu, lanjut dia, nafas panjang partai akan terhenti tatkala gagal mengartikulasi tuntutan rakyat.

"Kita hanya ingin mengingatkan kepada partai-partai yang hari ini berpeluang mengusung kandidatnya baik capres maupun cawapres agar menimbang lagi setiap keputusan yang akan diambil. Jangan sampai keputusan itu justru berbanding terbalik dengan apa yang di maui
konstituennya," cetusnya.

Di samping itu, dirinya juga tak lupa mengajak semua elemen gerakan mahasiswa dan pemuda agar bersama-sama mengawal proses demokrasi yang sehat dan berkedaulatan rakyat.

"Saya mengajak kepada rekan-rekan pemuda dan mahasiswa agar bersama-sama mengawal jalannya demokrasi rakyat. Sebab, tidak akan ada demokrasi tanpa hadirnya kedaulatan rakyat," tutupnya.

Diketahui, diskusi aktivis pemuda dan mahasiswa se-Cirebon-Indramayu dihadiri sejumlah OKP, mulai dari HMI, GMNI, KAMMI hingga aktivis dari berbagai organisasi lainnya. (OL-13)

Baca Juga: NasDem: Pidato Surya Paloh Lahir dari Keresahan Realitas Politik

 

BERITA TERKAIT