26 July 2022, 22:17 WIB

KPK Panggil Pelapor Dugaan Gratifikasi Suharso Monoarfa


Candra Yuri Nuralam |

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua Indonesia Youth Community Network (IYCN) Fadli Rumakefing, Selasa (26/7). 

KPK meminta keterangan Fadli guna mengonfirmasi laporannya terkait dugaan penerimaan gratifikasi berupa fasilitas jet pribadi yang diterima Kepala Bappenas Suharso Monoarfa pada 2020.

"Hari ini kami mendatangi KPK, melakukan klarifikasi laporan yang diajukan Kamis, 14 Juli 2022. Dari KPK cukup kooperatif merespons laporan kami," kata Fadli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta 

Fadli mengatakan pihak KPK meminta dirinya untuk memberikan bukti tambahan. Dia menyebut akan menyiapkan permintaan itu dalam waktu dekat.

"KPK juga menunggu beberapa masukan atau bukti dari kami, kalau sudah lengkap akan ditindaklanjuti. Kami berharap KPK masih tetap independen, sehingga bisa menindak tegas setiap penyelenggara negara yang melanggar," tandasnya.

Adapun kuasa hukum Fadli Asep Ubaidilah mengaku senang kliennya dipanggil KPK. Menurutnya, panggilan itu mengartikan laporan kliennya direspons KPK.

"Panggilan ini (klarifikasi) adalah bukti proses tindak lanjut KPK. Pernyataan tindak lanjut itu pun diperkuat tadi saat di dalam," ujar Asep.

Sebelumnya, Suharso Monoarfa dilaporkan lagi ke KPK terkait dengan dugaan gratifikasi carter pesawat pribadi dalam kunjungan dinas ke Medan dan Aceh pada 2020.

Fadli mengatakan fasilitas sewa pesawat pribadi itu harusnya ditolak dengan tegas karena diyakini sebagai gratifikasi. Suharso dinilai memberikan contoh buruk sebagai penyelenggara negara. (OL-8)

BERITA TERKAIT