13 July 2022, 17:05 WIB

Setelah Jokowi, Kini Fadli Zon yang Kunjungi Ukraina


Putra Ananda |

PASCAKUNJUNGAN Presiden Joko Widodo ke Ukraina beberapa pekan silam, kali ini Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon yang bergantian berkunjung negara konflik. 

Dalam kunjungannya, Fadli Zon mengecek bangunan yang hancur akibat invasi Rusia hingga pemakaman massal di Bucha. Fadli mengunjungi Ukraina bersama dengan rombongan Inter-Parliamentary Union (IPU) Task Force untuk resolusi konflik Rusia-Ukraina. 

Dirinya mewakili Indonesia dalam kegiatan dialog dengan Ketua Parlemen Ukraina (Verkhovna Rada) Ruslan Stefanchuk di Conference Hall di Gedung Parlemen Ukraina. Selain dengan pimpinan Parlemen Ukraina, delegasi juga berdiskusi dengan delegasi IPU Parlemen Ukraina.

Baca juga: Putin Abaikan Misi Perdamaian Jokowi, ini Usulan Tindak Lanjut

Sebagai anggota IPU Task Force mewakili kawasan Asia Pasifik, Fadli menyampaikan keprihatinan atas dampak perang di Ukraina, terutama wilayah timur. Pihaknya menjelaskan IPU Task Force membawa misi untuk membuka ruang dialog demi mengakhiri konflik.

“IPU Task Force juga berkomitmen untuk menjadi jembatan dialog antara Rusia dan Ukraina. Dalam mencari solusi damai melalui diplomasi parlemen. Secara konkret, IPU Task Force meminta Verkhovna Rada Parlemen Ukraina bersedia membuka dialog dengan pihak parlemen Rusia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (13/7).

Seusai pertemuan, delegasi IPU Task Force mengunjungi Dmytrivka Village. Terdapat banyak tank yang ditinggal tentara Rusia. Delegasi juga melihat langsung wilayah Bucha dan Irpin, kota kecil di utara Kyiv yang terdampak perang cukup parah, berupa kerusakan bangunan tempat tinggal, hingga fasilitas publik. 

Baca juga: Moeldoko: Kunjungan Presiden Jokowi Murni Demi Kemanusiaan

Adapun kdatangan delegasi IPU Task Force disambut langsung oleh Wali Kota Bucha dan Wali Kota Irpin. Kunjungan ke Kyiv dilakukan melalui jalur darat dari Polandia, yaitu dengan kendaraan roda empat dari Warsawa ke Stasiun Chelm. Perjalanan dilanjutkan menggunakan kereta api selama 15 jam menuju Kyiv.

IPU Task Force dibentuk sebagai tindak lanjut dan rekomendasi Sidang Umum IPU ke-144 di Nusa Dua pada 20-24 Maret 2022, yang telah menghasilkan resolusi berjudul 'Peaceful Resolution of the war in Ukraine, Respecting International Law, the Charter of the United Nations And Territorial Integrity'.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT