06 July 2022, 10:23 WIB

ICW Nilai Lili Pintauli tidak Menghargai Dewas KPK


Candra Yuri Nuralam |

INDONESIA Corruption Watch (ICW) menilai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar tidak menghargai Dewan Pengawas (Dewas) usai mangkir dari persidangan etiknya. Ketidakhadiran Lili dinilai sebagai itikad buruk.

"ICW menilai absennya saudari Lili Pintauli dari persidangan perdana dugaan pelanggaran kode etik di Dewan Pengawas menunjukkan itikad buruk dari yang bersangkutan dan sikap tidak menghargai kelembagaan Dewan Pengawas," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, Rabu (6/7).

ICW menilai sidang etik lebih penting ketimbang acara anticorruption working group (ACWG) G20 yang dihadiri Lili di Bali. Lembaga Antikorupsi seharusnya mengganti Lili sementara karena adanya persidangan etik yang wajib dihadiri.

Baca juga: DPR Minta Dewas KPK Terbuka Soal Sidang Etik Lili Pintauli

"Agenda di Bali tersebut sudah barang tentu dapat diwakilkan oleh pimpinan KPK lainnya, apalagi mengingat jadwal sidang perdana telah diinformasikan Dewan Pengawas beberapa hari sebelumnya," ujar Kurnia.

ICW juga menyayangkan KPK yang memberikan surat resmi kepada Dewas terkait ketidakhadiran Lili karena harus menghadiri ACWG G20. ICW meminta Dewas KPK memberikan teguran kepada para pimpinan KPK.

"Untuk itu, ICW merekomendasikan agar Dewan Pengawas menegur keras jajaran pimpinan KPK agar dapat kooperatif dan tidak berupaya menghambat proses sidang kode etik," tutur Kurnia.

Lili Pintauli Siregar tidak menghadiri persidangan dugaan etik penerimaan fasilitas menonton MotoGP Selasa, 5 Juli 2022. Dewas KPK terpaksa menunda persidangan sampai pekan depan.

"Majelis telah menunda sidang untuk dilanjutkan kembali hari Senin 11 Juli 2022, jam 10.00 WIB," kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Juli 2022.

Tumpak mengatakan sidang ditunda setelah Dewas menerima surat resmi dari pimpinan KPK. Melalui surat itu, Lili menyatakan berhalangan hadir karena harus menghadiri acara G20 di Bali. (OL-1)

BERITA TERKAIT