03 July 2022, 14:30 WIB

Tarung Derajat DKI Seleksi Atlet untuk Pomnas XVII


Dhika Kusuma Winata |

PENGURUS Provinsi (Pengprov) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) DKI Jakarta menggelar Kejuaraan Antarmahasiswa (Kejurma) 2022 tingkat provinsi bertempat di Universitas Pancasila.

Turnamen antarmahasiswa se-ibu kota itu menjadi sarana Pengprov Kodrat DKI menyeleksi atlet yang akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVII Sumatra Barat 2022 yang digelar pada November.

"Pemenangnya kita seleksi untuk ikut Pomnas November nanti di Sumatra Barat. Yang juara satu akan masuk menjadi tim utama dan yang lainnya tim pelapis," kata Ketum Pengprov Kodrat DKI Jakarta Andhika Rahman di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Minggu (3/7).

Kejuaraan tarung derajat tersebut diikuti 33 atlet mahasiswa terdiri atas 21 putra dan 11 putri. Mereka berasal dari 13 universitas di Jakarta termasuk tuan rumah Universitas Pancasila.

Pada Pomnas XVII nanti, Kodrat DKI menyiapkan enam hingga delapan atlet untuk tim utama. Soal target, Pengprov DKI ingin agar para atlet bisa tampil ke performa maksimal. Namun,ia mengakui absennya kejuaraan sejak pandemi membuat persiapan atlet terkendala.

Kodrat DKI Jakarta pada Pomnas XVI 2019 lalu ketika menjadi tuan rumah berhasil menyabet dua emas. Meski begitu, di Sumatra Barat nanti para atlet tak akan dibebani target terlalu tinggi.

"Target DKI tidak muluk-muluk untuk jadi juara umum atau mempertahankan dua emas. Yang penting bertarung semaksimal mungkin di atas matras. Kalau bisa mempertahankan (dua emas) bagus tapi dengan kondisi sekarang kasihan atlet, jadi yang penting bisa perform dulu," imbuh Andhika.

Pengprov Kodrat DKI pun berharap kondisi pandemi makin terkendali agar bisa mempersiapkan agenda besar yakni PON Sumut-Aceh. Pada PON Papua lalu, DKI meraih satu perunggu dari cabang tarung derajat.

Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno menyambut positif bergulirnya kembali kejuaraan tarung derjat antar mahasiswa. Pamor tarung derajat di lingkungan kampus perlu terus ditingkatkan agar makin banyak peminatnya.

"Kita di Universitas Pancasila punya 30 UKM dan semua kita bina. Tarung derajat ini mereka punya anggaran, mereka bisa minta dukungan yayasan dan universitas, kita berikan bantuan dana untuk bertanding dan latihan," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT