02 July 2022, 23:08 WIB

Komitmen Kanwil BPN Provinsi Kaltim Dukung Pembangunan IKN Nusantara


mediaindonesia.com |

PEMBANGUNAN Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara dalam waktu dekat akan mulai dibangun.

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur (Kanwil BPN Provinsi Kaltim) memiliki peran penting dalam proses pembangunan IKN Nusantara.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh Kanwil BPN Provinsi Kaltim adalah menyatukan langkah dan persepsi dalam proses pengadaan tanah infrastruktur dasar IKN Nusantara. 

Kepala Kanwil BPN Provinsi Kaltim, Asnaedi, menekankan bahwa dibutuhkan kecepatan, koordinasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan pengadaan tanah akses jalan, tol maupun non-tol, sebagai infrastruktur dasar IKN Nusantara.

“Persiapan dan edukasi kepada masyarakat, serta mitigasi dan analisa risiko menjadi poin penting dalam proses pengadaan tanah,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengadaan Tanah untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Rabu (29/6).

Asnaedi juga menekankan beberapa aspek yang harus menjadi perhatian semua pihak dalam proses pengadaan tanah.

Ia pun menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

Baca juga: Perusahaan Malaysia Lirik Investasi di Ibu Kota Baru

“Tahapan pengadaan tanah akan dibantu oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, apa yang akan disiapkan dan harus dilakukan,” tegasnya. 

Penyiapan infrastruktur dasar IKN Nusantara lainnya juga dilakukan oleh jajaran Kanwil BPN Provinsi Kaltim.

Memenuhi undangan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), dilakukan kegiatan survei lapangan bersama terkait rencana pembangunan Pangkalan TNI AU (Lanud) VVIP di IKN Nusantara pada 30 Juni-1 Juli 2022.

Direktur Survei dan Pemetan Tematik, Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Yuli Mardiyono, yang turut serta pada survei lapangan tersebut mengutarakan tindak lanjut yang akan dilakukan oleh jajaran Kementerian ATR/BPN.

“Salah satu hasil kesepakatan adalah bahwa Kanwil BPN Provinsi Kaltim akan segera melakukan kegiatan Peta Tematik Pertanahan dan Ruang (PTPR) di lokasi rencana pembangunan Lanud VVIP,’’ ujarnya.

Terdapat dua opsi calon bandara VVIP IKN Nusantara yang diusulkan oleh TNI AU dan Kementerian Perhubungan.

Pada survei lapangan bersama tersebut, peserta survei mengunjungi dua lokasi yang ditempuh menggunakan jalur laut dan darat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian ATR/BPN, Kanwil BPN Provinsi Kaltim, Pemprov Kaltim dan Pemkab Penajem Paser Utara (PPU). 

Kanwil BPN Provinsi Kaltim juga bersiap menyambut IKN Nusantara. Seluruh Kantor Pertanahan di Provinsi Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara) siap memberikan layanan digital menggunakan Sistem Aplikasi Petugas Ukur (Siap Ukur).

Penerapan aplikasi ini untuk memudahkan pengelolaan berkas pengukuran, sebagai strategi alternatif untuk mengurangi hambatan yang mungkin terjadi pada pekerjaan pengukuran.

Selain itu, penggunaan aplikasi Siap Ukur turut berkontribusi dalam menurunkan jumlah tunggakan pelayanan pertanahan pada setiap satuan kerja di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Kaltim. 

Masyarakat Kaltim dan Kaltara pun dimudahkan dengan adanya aplikasi ini. Melalui aplikasi ini masyarakat sebagai pengguna layanan dimudahkan untuk mendaftarkan permohonannya tanpa perlu datang (walk in) ke Kantor Pertanahan (Kantah) di Lingkungan Kanwil BPN Provinsi Kaltim dan Kaltara.

Aplikasi ini sudah terintegrasi dengan loket virtual. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan mengakses tautan https://loket-siapukur.atrbpnkaltim.net. 

“Sejalan dengan transformasi digital yang dilakukan Kementerian ATR/BPN, inovasi pelayanan yang memudahkan masyarakat juga harus terus dilakukan oleh jajaran Kanwil BPN Provinsi Kaltim," jelasnya.

"Aplikasi Siap Ukur ini merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kaltim dan Kaltara,” pungkas Asnaedi. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT