01 July 2022, 13:32 WIB

Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia Upaya Ciptakan Perdamaian Dunia


Mediaindonesia.com |

KEPUTUSAN Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Ukraina dan Rusia dinilai sebagai sebuah langkah yang tepat. Langkah yang diakui mampu menciptakan perdamaian antarnegara di dunia.

Demikian diungkapkan pakar sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Rojil Nugroho Bayu Aji saat Seminar Nasional bertajuk Pertahanan dan Politik Bebas Aktif Mengulas Strategi dan Kontribusi Pemerintahan Jokowi Menghadapi Gejolak Politik Dunia di Unesa. 

Dia menyampaikan kepemimpinan Jokowi begitu berperan dalam menjaga kedaulatan dan perdamaian dunia. Salah satunya, menurut Rojil dengan melalui kebijakan politik bebas aktif yang dijalankan presiden sekarang. 

"Karena itu tepat sekali ketika pemerintah Indonesia Presiden Jokowi itu ingin kemudian mempertemukan dan mendamaikan mereka karena itu sesuai dengan amanat UUD," ujar Rojil, Jumat (1/7).

Menurut dia politik bebas aktif yang diperankan Jokowi saat ini telah sesuai ketentuan dari amanat UUD 1945. Itu artinya, tutur dia, Jokowi telah menjalankan kebijakan politik bebas aktif sesuai dengan aturan yang ada di dalam konstitusi.

"Amanat itu menjadi poin penting bagi pemerintah terutama Indonesia. Terutama era Presiden Jokowi dalam perdamaian dunia," jelas Rojil.

Dia menuturkan konflik antara Rusia dan Ukraina menghadirkan dampak negatif terhadap situasi perpolitikan di dunia. Salah satunya, lanjut dia, turut juga dirasakan langsung oleh Indonesia.

Karena sejatinya, tambah dia, setiap negara yang tengah berada dalam situasi konflik pasti memerlukan dukungan baik moril maupun materil. Dengan tujuan untuk dapat memperkuat kuat barisan pertahanan demi mencapai kemenangan. 

"Ketika ada konflik Ukraina dengan Rusia ini kan kemudian di antara pihak yang berkonflik ini kan mencari dukungan ke mana-mana. Dan kemudian saling menguatkan line sekutu," pungkasnya. 

Sebelumnya Presiden Jokowi menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian.

“Saya telah menyampaikan pesan Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemimpin tersebut,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama Presiden Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis waktu setempat.

Presiden Jokowi mengatakan meskipun situasi saat ini masih sangat sulit, upaya penyelesaian damai penting untuk terus dikedepankan dan ruang-ruang dialog diupayakan dapat terus dibuka.

Dalam pertemuan kedua pemimpin itu, Jokowi juga menekankan isu perdamaian dan kemanusiaan selalu menjadi prioritas politik luar negeri Indonesia. UUD 1945 mengamanatkan Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.

“Dalam konteks inilah, saya melakukan kunjungan ke Kiev dan Moskow,” pungkasnya. (Ant/OL-8)

BERITA TERKAIT