27 June 2022, 16:03 WIB

Kemendagri Bakal Ungkap Data Penduduk Potensial Pemilih untuk Pemilu 2024


Yakub Pryatama Wijayaatmaja |

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI menyatakan akan menyerahkan data penduduk semester satu pada bulan Juli mendatang. 

Penyerahan data penduduk semester satu ini guna menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. 

Baca juga: Kejagung Endus Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemendag

Adapun  jumlah pemilih saat Pemilu 2024 diperkirakan mencapai 206 juta orang. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengemukakan, pihaknya sudah melakukan tiga kali koordinasi dengan KPU RI terkait persiapan daftar pemilih pada pemilu 2024. 

Bahkan, Zudan mengklaim bahwa sinergi pemutakhiran data secara berkelanjutan ke depannya akan berjalan terus berkolaborasi dengan KPU.

"Bulan Juli nanti kami akan menyerahkan data penduduk semester satu sebagai bahan untuk menyusun DPS dan DPT," ucap Zudan, Senin (27/6). 

Tak hanya itu, Zudan berencana akan menyerahkan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) kepada KPU pada Oktiber mendatang.

Rencananya, kata Zudan, proses penyerahan data penduduk potensial pemilih ini akan berlangsung hingga 2023. 

"Pada bulan Oktober kami akan menyerahkan DP4,” terangnya singkat. 

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan data penduduk potensial pemilih (DP4) pada Pemilu 2024 mencapai 206,68 juta orang, pada (16/6/2022). 

Sedangkan, untuk pilkada terdapat 210,5 juta orang pemiliih potensial. Nantinya, DP4 menjadi dasar penyusunan daftar pemilih sementara (DPS). 

Data tersebut disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh. 

KPU RI mencatat data pemilih berkelanjutan per Maret 2022 sebanyak 190,57 juta pemilih. Adapun data pemilih berasal dari 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.224 kecamatan, 83.229 desa/kelurahan dan 695.102 tempat pemungutan suara (TPS). (OL-6)

BERITA TERKAIT