24 June 2022, 17:07 WIB

Konco Erick Terpacu dengan Elektabilitas Erick di Jatim


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

ELEKTABILITAS Menteri BUMN Erick Thohir mendominasi survei bursa calon wakil presiden (cawapres) di provinsi Jawa Timur (Jatim). Melihat data tersebut, Relawan Konco Erick Thohir kian gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat Jawa Timur.

“Ada semangat yang semakin menggelora dan menggebu diliputi rasa syukur. Kerja teman-teman relawan di lapangan mulai disambut dengan elektabilitas Erick Thohir yang terus melejit di bursa cawapres. Kami semakin terpacu untuk fokus bergerak mengetuk pintu ke pintu menyosialisasikan Erick Thohir,” kata Koordinator Provinsi Konco Erick Thohir, Yachya Sulthoni pada Kamis (23/6)

Ia menyebut memiliki kompetensi dan kualitas yang mampu meyakini masyarakat untuk memajukan Indonesia. Erick Thohir punya visi kerja dan rekam jejak yang bisa dilihat dan menjadi referensi untuk meyakinkan masyarakat dalam memberikan dukungan di Pilpres 2024.

“Waktu semakin membuktikan Erick Thohir memiliki daya kharisma yang memikat masyarakat Jawa Timur. Rekam jejaknya jelas, prestasinya paten, kontribusinya untuk masyarakat terasa ke akar rumput. Itu diakui saat kami menemui masyarakat di lapangan,” ungkapnya.

Dalam survei terbaru Poltracking Indonesia yang dilaksanakan dengan tatap muka pada 16-22 Mei 2022 menunjukkan, Erick Thohir berada di posisi pertama dengan elektabilitas 14.2 persen.

“Dalam simulasi 15 nama calon wakil Presiden Indonesia, Erick Thohir memperoleh angka elektabilitas sebesar 14,2 persen. Diikuti Khofifah 13,7 persen,” tutur Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi, Rabu (22/6).

Elektabilitas Erick Thohir pun masuk ke dalam 5 besar capres pilihan masyarakat Jawa Timur dalam berbagai simulasi yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia. Pada 10 nama Calon Presiden Indonesia, Erick Thohir mampu bersaing dengan deretan nama-nama seperti Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto hingga Khofifah Indar Parawansa.

“Dalam simulasi 10 nama calon Presiden Indonesia, Ganjar Pranowo memperoleh angka elektabilitas 32.3 persen, diikuti Prabowo Subianto 15.9 persen dan Anies Baswedan 12.8 persen. Selanjutnya Khofifah Indar Parawansa 7.5 persen dan Erick Thohir 6.1 persen,” ujarnya.

Pada simulasi tersebut, Erick Thohir mampu mengungguli figur-figur potensial lainnya. Erick Thohir mampu menyaingi para politisi yang sebelumnya sudah terjun ke gelanggang kandidasi, seperti Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) hingga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto.

“Agus Harimurti Yudhoyono 4.9 persen, Sandiaga Salahuddin Uno 2.0 persen, Airlangga Hartarto 1.6 persen, Ridwan Kamil 0.9 persen dan Puan Maharani 0.5 persen,” jelasnya.

Bahkan dalam simulasi berpasangan, Erick Thohir selalu memberikan kontribusi elektoral paling besar. Baik saat dipasangkan Ganjar Pranowo-Erick Thohir (37,3  persen) maupun Prabowo Subianto.

Dalam simulasi berpasangan tersebut, Erick Thohir memberikan sumbangsih elektabilitas Ganjar-Erick 38,1 persen dalam simulasi 1, 34,8 persen dalam simulasi 2, dan 37,3 persen dalam simulasi 3. Angka ini jauh saat simulasi Ganjar-Sandiaga yang meraih elektabilitas 30,8 persen.

Sementara saat simulasi dipasangkan dengan Erick Thohir, Prabowo berhasil meraih 20.4 persen. Nilai ini tertinggi dibanding saat Prabowo dipasangkan dengan Puan Maharani yang meraih 19,4 persen di simulasi 1 dan 19,7 persen di simulasi kedua.

Sebagai informasi, Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei di Jawa Timur pada periode 16-22 Mei 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1000 responden dengan margin of error (MoE) +/- 3.2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Ant/OL-8)

BERITA TERKAIT