24 June 2022, 13:19 WIB

JAM-Pidsus Sebut Keterangan Eks Mendag Lutfi Sudah Cukup


Tri Subarkah |

JAKSA Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Febrie Adriansyah mengatakan hasil pemeriksaan mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi oleh jajarannya sudah cukup. Diketahui, Lutfi diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi pemberian fasilitas minyak sawit mentah (ekspor crude palm oil/CPO) pada Rabu (22/6) lalu. 

"Sementara sudah cukup (keterangan Lutfi)," ujar Febrie saat dikonfirmasi, Jumat (24/6).

Baca juga: Kapolri Ingatkan Dalam Tugas Harus Menjunjung Tinggi HAM

Dengan demikian, Febrie mengatakan pihaknya belum berencana memanggil Lutfi lagi dalam waktu dekat. Menurutnya, hasil pemeriksaan Lutfi masih dianalisa oleh Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Supardi.

"Masih dianalisa sama Dirdik sih BAP-nya (berita acara pemeriksaann), nanti diekspose lah," tandas Febrie.

Sebelumnya, Supardi menyebut bahwa keterangan yang digali dari Lutfi lebih relevan untuk tersangka dua tersangka. Mereka adalah Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan dan Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimjati selaku pendiri Independent Research & Advisory Indonesia yang jasa konsultasinya digunakan Kemendag.

Setelah diperiksa selama 12 jam, Lutfi mengatakan telah menjawab semua pertanyaan penyidik dengan sebenar-benarnya. Ia pun menegaskan, kehadirannya sebagai saksi merupakan wujud dari rakyat Indonesia yang taat dengan hukum.

Selain Wisnu dan LCW, Kejagung juga telah menersangkakan serta menahan tiga orang lain dalam perkara tersebut. Ketiganya adalah pengurus perusahaan eksportir CPO, yakni Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, serta Picare Tagore selaku General Manager PT Musim Mas. (OL-6)

BERITA TERKAIT