22 June 2022, 11:31 WIB

Pengamat: Kritik PSI terhadap Anies Sudah Tidak Proporsional


Hilda Julaika |

PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menyoroti kritik yang disampaikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah tidak proporsional.

Ia melihat sikap PSI yang terkesan anti terhadap Anies Baswedan adalah lanjutan dari Pilkada DKI Jakarta 2017.

Baca juga: Korupsi Garuda Rugikan Negara Rp8,8 Triliun

“PSI yang mengusung Ahok kalah dalam Pikada tersebut tampaknya belum move on. Akibatnya, PSI kerap kehilangan kendali dalam mengkritik Anies,” kata Jamiluddin dalam keterangannya, Rabu (22/6).

Ia melanjutkan, kritik yang tidak proporsional tersebut, membuat nama Anies semakin melambung. Hal itu terlihat dari elektabilitas Anies yang terus meningkat.

Sebaliknya, kritik terhadap Anies yang vulgar dan irrasional membuat efek bumerang bagi PSI. Akibatnya, elektabilitas PSI cenderung statis. Bahkan survei terbaru Litbang Kompas, elektabilitas PSI sangat rendah.

“Jadi, kalau menyerang Anies menjadi bagian strategi PSI, maka kesalahan besar sudah dilakukan partai tersebut. Mengkritik Anies atas kebencian berpeluang membuat PSI semakin jauh dari rasionalistas. Hal ini akan merugikan PSI sendiri,” ungkapnya.

Diketahui, Fraksi PSI DPRD DKI memang terlihat selalu vokal dalam mengkritik kebijakan Pemprov DKI. Terutama mengawasi kebijakan dan penerapan anggaran atas kebijakan-kebijakan Pemprov DKI Jakarta tersebut. (OL-6)

BERITA TERKAIT