22 June 2022, 10:04 WIB

Penuhi Panggilan Kejagung, Eks Mendag Lutfi Irit Bicara


Tri Subarkah |

MANTAN Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung. Lutfi datang sekira pukul 09.10 WIB guna diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Lutfi datang mengenakan kemeja batik berwarna abu-abu. Ia sampai Gedung Bundar, Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM-Pidsus), Kejagung, denga mobil Mitsubishi Xpander warna hitam.

Saat memasuki Gedung Bundar, Lutfi irit bicara. 

"Nanti dong, nanti," singkatnya, Rabu (22/6).

Baca juga: Usut Korupsi Minyak Goreng, Kejagung Siap Periksa Eks Mendag Lutfi

Sebelumnya, Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Supardi mengungkap pihaknya akan mendalami peran dan pengetahuan Lutfi dalam perkara tersebut.

Saat ditemui Selasa (21/6) malam, Supardi belum mau mengungkap lebih mendalam materi yang akan ditanyakan kepada Lutfi.

"Seputar peran dia gitu aja. Kan belum ditanya. Semua proses diklarifikasi, apa yang dia dengar, dia ketahui, alami, dalam semua proses itu, sehingga terjadi tindak pidana yang ada beberapa tersangka itu," ujar Supardi.

Kejagung telah menetapkan anak buah Lutfi, yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan Indrasari Wisnu Wardhana, sebagai tersangka, pada Selasa (19/4) lalu.

Selain Wisnu, tersangka lain yang telah ditahan oleh penyidik JAM-Pidsus adalah Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia.

Berikutnya ada nama Picare Tagore selaku General Manager PT Musim Mas dan Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimjati. LCW merupakan pendiri dan penasihat kebijakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia yang jasanya digunakan Kemendag. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT