14 June 2022, 14:30 WIB

Jokowi: Srilanka Krisis Ekonomi dan Sosial Akibat Kelangkaan Migor


Andhika Prasetyo |

PRESIDEN Joko Widodo mengaku dihubungi seorang perdana menteri melalui sambungan telepon, dua hari yang lalu.

Dalam perbincangan itu, kepala pemerintahan yang menjadi lawan bicara Jokowi memohon untuk dikirimkan minyak goreng ke negaranya.

"Dua hari yang lalu, malam, saya mendapatkan telepon dari seorang perdana menteri. Tidak usah saya sebutkan namanya. Beliau meminta-minta betul, tolong dalam sehari dua hari ini, kirim minyak goreng," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/6).

Langkah tersebut sampai dilakukan seorang perdana menteri karena negaranya benar-benar dalam kondisi sulit. Negara itu, sambung Jokowi, sudah kehabisan stok minyak goreng. Jika didiamkan, masalah itu tidak hanya akan memicu krisis ekonomi dan sosial, tetapi juga ketegangan politik.

"Itu sudah terjadi di negara yang namanya Srilanka," ucap mantan Wali Kota Solo itu.

Di tengah kondisi sulit akibat pandemi covid-19, kemudian diperparah dengan perang Rusia-Ukraina, banyak negara yang harus terus berjuang untuk dapat bertahan.

Bank Dunia dan IMF bahkan memprediksi akan ada 60 negara di dunia yang akan ambruk dalam beberapa waktu ke depan.

"Yang 40 diperkirakan pasti. Inilah ketidakpastian dan kita semua harus tahu, harus mempunyai kepekaan, harus mempunyai sense of crisis," tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT