10 June 2022, 15:46 WIB

Ketua Dewan Syuro PKB Wafat


Putra Ananda |

HARI ini bangsa Indonesia kehilangan seorang Ulama Besar KH Dimyati Rois, ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa. Meninggal dunia di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (10/6/2022) Pukul 01.13 WIB.

Atas wafatnya Almaghfurlah KH Dimyati Rois tersebut, Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum DPP PKB menghimbau kepada seluruh Pengurus DPP, DPW, DPC, DPAC dan Kader PKB di seluruh Indonesia untuk melaksanakan Sholat Ghoib, menyelenggarakan pembacaan Yasin dan Tahlil untuk mendoakan beliau selama 7 hari.

“Semoga Allah SWT, melapangkan kubur Beliau, menerima amal dan perjuangan Beliau, mengampuni segala salah dan khilaf Beliau dan Beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya,” kata Gus Muhaimin.

Duka yang mendalam juga disampaikan oleh Anggota DPR RI MF Nurhuda Y yang juga anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X.

“Hari ini, bangsa Indonesia kembali kehilangan seorang Ulama Besar di hari yang mulia yaitu Hari Jumat. Walau tidak pernah nyantri di pesantren beliau, tapi kami menyerap ilmu dan pengetahuan beliau di berbagai kesempatan secara langsung,” tutur MF Nurhuda Y.

Menurut Nurhuda, KH Dimyati Rois kaya akan khazanah klasik, berpikiran terbuka, bijak dalam bersikap, menghargai orang lain tanpa pandang status sosial, status ekonomi, status usia dll. Ulama yang tak hanya pandai tapi juga berakhlaq mulia. Totalitas jika menjelaskan suatu pengetahuan. Tak heran jika kharismanya begitu luas di mata kebanyakan orang.

Baca juga: Wapres Ucapkan Belasungkawa atas Wafatnya KH Dimyati Rois

“Selamat jalan Kyai. Kami kehilangan, bangsa Indonesia juga kehilangan. Kami yakin Jenengan husnul khotimah, diterima dan dilipatgandakan amal baik jenengan, ahli surga. Alfatihah,” lanjutnya.

Dikutip dari laman NU.or.id, KH Dimyati Rois adalah Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadlu wal Fadhilah Jagalan, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Abah Dim, sapaan akrabnya KH Dimyati Rois atau Kiai Dimyati, lahir di Bulakamba, Brebes, 5 Juni 1945.

Kiai Dimyati menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Sebelum itu, Kiai Dimyati juga ngangsu kaweruh di Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah selama belasan tahun.

Pada Muktamar Ke-34 NU di Lampung Tahun 2021 lalu, KH Dimyati Rois terpilih sebagai salah satu dari sembilan Anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). KH Dimyati Rois mendapatkan suara terbanyak. Selanjutnya, bersama delapan kiai lainnya, KH Dimyati Rois menentukan Rais Aam Syuriyah PBNU.

Rencananya jenazah KH Dimyati Rois akan dimakamkan di komplek pemakaman yang berada di Ponpes Al Fadlu 2 Desa Sidorejo Kecamatan Brangsong. Sebelum dimakamkan, jenazah KH Dimyati Rois terlebih dahulu akan disalatkan di Masjid Agung Kaliwungu.(OL-4)

BERITA TERKAIT