07 June 2022, 23:17 WIB

DPR dan KPU Sepakati Jadwal Tahapan Pemilu, Kampanye Dimulai November 2023


Putra Ananda |

KOMISI II DPR dan pemerintah telah mengambil kesepakatan untuk mengesahkan draf Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) menjadi PKPU. Kesepakatan ini tercapai dalam rapat Komisi II DPR bersama KPU dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Gedung DPR, Senayan, Selasa (7/6).

“Komisi II DPR RI bersama Mendagri menyetujui Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024,” kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia.

Dalam kesepakatan tersebut pengesahan PKPU paling lambat akan dilakukan pada 10 Juni mendatang. KPU saat ini akan menunggu PKPU disahkan dalam pembicaraan tingkat II yakni dalam rapat paripurna DPR RI. Setelah disepakati dalam paripurna, maka PKPU akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk ditandatangani.

Dengan disepakatinya PKPU oleh DPR, maka usulan mengenai jadwal, tahapan pemilu, hingga pemungutan suara oleh KPU sudah ditetapkan.

Baca juga : Surya Paloh: Pemilu 2024 Momentum Perkuat Pluralisme

Ketua KPU Hasyim Asyari mengusulkan, jadwal masa kampanye untuk Pemilu 2024 dimulai pada 28 November 2023 dan berakhir pada 10 Februari 2024.

“Untuk masa kampanye akan dimulai pada 28 November 2023 dan akan berakhir pada 10 Februari 2024, sehingga kalau dihitung durasi masa kampanye adalah selama 75 hari,” kata Hasyim.

Setelah masa kampanye selesai, maka masuk dalam masa tenang. Masa tenang Pemilu 2024 selama tiga hari, mulai 11-13 Februari. Kemudian pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berlangsung pada 14 Februari 2024.

“Untuk penghitungan suara 14 dan 15 Februari, dan rekapitulasi berjenjang mulai dari 15 Februari sampai penetapan rekapitulasi nasional 20 Maret 2024,” ucap Hasyim. (OL-7)

BERITA TERKAIT