24 May 2022, 22:45 WIB

NasDem Suarakan Andika Perkasa dan Rahmat Gobel Menuju Pilpres 2024


Bayu Anggoro |


PARTAI NasDem terus memanaskan mesin politiknya untuk memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 15-17 Juni 2022.

Rakernas itu selain menentukan arah politik sekaligus bakal mengusung calon presiden.

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem sekaligus Anggota Dewan Pakar DPW
NasDem Jawa Barat, Muhammad Farhan, menjelaskan, pertimbangan dukungan
calon presiden semakin ketat. Penyaringan nama-nama capres dari semua
dewan pimpinan wilayah (DPW) provinsi terus berlangsung.

Beberapa nama yang muncul memang rata-rata adalah nama-nama yang populer sebagai capres.

"Jika diamati ada dua nama yang baru saja diwacanakan untuk menjadi nama-nama capres yang mungkin diusulkan dalam Rakernas Partai NasDem di Jakarta nanti," kata Farhan, Selasa (25/5)

Menurutnya, kedua nama itu adalah Andika Perkasa sebagai sosok yang
mewakili kader pemimpin nasional dari TNI dan Rahmat Gobel sebagai sosok yang menyeruak mewakili kader pemimpin nasional dari Indonesia Timur.
 
"Dinamika munculnya dua nama baru itu membuat percaturan capres jadi
sangat menarik," ujarnya.

Farhan menilai, untuk sikap koalisi hingga saat ini belum layak
dilakukan. Peta koalisi sekarang ini masih terlalu dini untuk dipastikan.

"Karena ada banyak dinamika yang masih memungkinkan perubahan koalisi
yang tidak mengikat tersebut," katanya.

Farhan melanjutkan, ada beberapa faktor yang membuat masih belum bisa memastikan komposisi pemenangan di daerah. Dimulai dari kandidat legislatif tiap partai di semua level. Selain itu juga nama capres definitif dengan pasangannyam serta dinamika kepemimpinan
parpol peserta pemilu.

Farhan memastikan, NasDem tidak bimbang untuk menentukan figur berkaca dari perhelatan Pemilu sebelumnya.

"Bukan bimbang tapi menimbang dengan masak. Walaupun demikian, untuk
kandidat Presiden atau Wakil Presiden, nama kader NasDem Rahmat Gobel,
patut diperhitungkan seiring dengan aspirasi dari kader-kader dan DPW
dari Indonesia Timur," tandasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT