KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki dugaan tindak pidana rasuah di Ambon. Kasus yang diusut terkait dengan dugaan suap pemberian izin pembangunan cabang retail di Ambon pada 2020.
"Benar, saat ini KPK sedang melakukan pengumpulan berbagai alat bukti untuk melengkapi berkas perkara penyidikan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pemberian persetujuan izin prinsip pembangunan cabang usaha retail di Kota Ambon tahun 2020," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (12/5)
Ali mengatakan pihaknya sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini. KPK belum bisa membeberkan nama tersangkanya sampai penahanan dilakukan.
"Untuk informasi lengkap perihal, siapa saja pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, dugaan uraian pasal yang disangkakan belum dapat kami sampaikan dengan detail," ujar Ali.
Sejumlah saksi sudah dijadwalkan dipanggil oleh penyidik. Para saksi yang dipanggil diharap kooperatif.
KPK meminta masyarakat bersabar. Lembaga Antikorupsi berjanji akan membeberkan beberapa temuannya selama proses penyidikan ini berlangsung.
"KPK juga berharap agar masyarakat turut aktif mengawasi serta apabila memiliki informasi terkait penyidikan perkara ini untuk bisa segera menginformasikan," pungkasnya. (OL-8)