28 April 2022, 10:20 WIB

CBA Jabarkan Temuan Proyek Bermasalah Kabupaten Bogor 


Indriyani Astuti |

BUPATI Bogor nonaktif Ade Yasin ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/4). Ia diduga melakukan suap terhadap pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kabupaten Bogor agar mendapatkan audit wajar tanpa pengecualian dalam laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2021. Tidak hanya itu, proyek pemerintah Kabupaten Bogor juga disebut kerap bermasalah. 

Organisasi nonpemerintah, Center for Budget Analysis (CBA), menemukan banyak dugaan penyimpangan terkait proyek-proyek Kabupaten Bogor. Salah satunya pengadaan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bogor tahun anggaran 2022.

"Dari total 416 pengadaan yang tercatat semuanya menggunakan metode pengadaan langsung dan penunjukan langsung. Bahkan ada 39 proyek dengan pagu di atas Rp200 juta menggunakan metode pengadaan langsung. Ini jelas melanggar aturan,"ujar Koordinatoe CBA Jajang Nuriman, Kamis (28/4).

Selain temuan itu, Jajang menyebut ada sejumlah proyek pada satuan kerja lainnya yang bermasalah pada tahun anggaran 2021. Ia merinci ada empat proyek mencurigakan di satuan dinas pendidikan yakni proyek rehabilitasi ruang kelas SD Negeri Kalong Jayamarni, menghabiskan anggaran Rp536.342.600, proyek rehabilitasi Ruang Kelas SDN Angsana 01 Kec. Leuwiliang, menghabiskan anggaran Rp334.262.978, proyek rehabilitasi habilitasi ruang kelas bertingkat SDN Ciangger 03 Kec. Cigudeg menghabiskan anggaran Rp497.045.000, proyek ruang kelas SD Negeri Kalong 03, menghabiskan anggaran Rp533.912.576. 

Baca juga: Ade Yasin Mengaku Dipaksa Bertanggung Jawab Atas Perbuatan Anak Buah

Jajang menjelaskan, empat proyek dinas pendidikan itu janggal karena selalu dimenangkan satu perusahaan yang sama, yakni CV Nurani Cipta Mandiri (NCM) yang beralamat di Jl. Letjend Suprapto No 29 F Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Berdasarkan penelusuran CBA, CV NCM juga memenangkan proyek Pemkab Kab Bogor lainnya di tahun 2020, yakni proyek peningkatan jalan kota Batu/Bts. Kota Bogor - Ciapus yang menghabiskan anggaran Rp1.162.763.363 pada dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," ucapnya.

Pada tahun anggaran 2022, sambung Jajang, CV NCM memenangkan tender lainnya yakni proyek peningkatan jalan Kemang - Kalisuren Kecamatan Tajurhalang dengan pagu Rp5,5 miliar pada dinas PUPR. Itu, dikarenakan hanya satu perusahaan yakni CV NCM yang mengajukan tawaran harga.

"Diduga kuat CV NCM merupakan salah satu perusahaan favorit Pemkab Bogor karena selalu memenangkan tender," tuturnya.

Center for Budget Analysis CBA berharap pascaditangkapnya Ade Yasin, KPK benar serius melakukan penyelidikan atas pengelolaan anggaran Kabupaten Bogor selama kepemimpinan Ade Yasin.

"Karena dari pucuk pimpinan saja sudah terbukti bermasalah dan patut diduga praktik dugaan korupsi terjadi secara berjamaah, masif, dan terstruktur," tukas Jajang. (P-5)

BERITA TERKAIT