16 April 2022, 20:45 WIB

Inisiatif Regulasi Hak Penerbit Agar Konten Lebih Bermutu


M. Iqbal Al Machmudi |

KETUA Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo menjelaskan terdapat 5 poin utama naskah akademik tentang regulasi Hak Penerbit (Publisher Rights) yang diserahkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) salah satunya untuk memperbaiki konten agar lebih bermutu.

"Poin pertama yakni tanggung jawab platform terhadap konten-konten yang tidak bermutu dan merusak ruang publik media yang mereka fasilitasi penyebarannya," kata Agus saat dihubungi, Sabtu (16/4).

Kemudian mengatur adanya transparansi sistem algoritma yang mempengaruhi distribusi konten jurnalistik karena perubahan algoritma yang dilakukan media-media global. Serta transparansi pengelolaan data pengguna.

Baca juga: Naskah Akademik Tuntas, Regulasi Hak Penerbit Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Kemudian akan mengatur bahwa platform global dikenakan biaya ketika mengambil konten lokal agar terciptanya jurnalisme berkualitas. Sehingga platform besar seperti Google dan Facebook bisa bernegosiasi dengan publisher lokal tentang remunerasi atas konten jurnalistik yang akan ditayangkan.

"Kewajiban platform digital untuk dengan itikad baik bernegosiasi dengan publisher tentang remunerasi atas konten jurnalistik yang dimanfaatkan platform," ungkap Agus.

"Dan poin ke lima yakni transparansi soal nilai dan pembagian atas transaksi iklan digital," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT