13 April 2022, 18:07 WIB

Erick Thohir Konsisten Jadi Capres Pilihan Warga NU


Widhoroso |

DIREKTUR Riset Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS), Ali Muhtarom menyatakan sosok pemimpin Menteri BUMN Erick Thohir konsisten menjadi calon presiden (capres) pilihan warga Nahdlatul Ulama (NU). Pasalnya, Erick Thohir dianggap sebagai salah satu tokoh muda dan berprestasi, yang bisa dijadikan sebagai representasi dari warga NU.

"Erick Thohir konsisten mendapat tempat di kalangan NU sebab dia adalah salah satu tokoh yang relatif fresh, muda dan berprestasi. Dengan tawaran program dan tampilan yang fresh," jelas Ali dalam keterangan yang diterima, Rabu (13/4).

Erick Thohir sendiri memang memiliki hubungan yang dekat dengan organisasi Islam terbesar di dunia tersebut. Hal itu dibuktikan dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mou ini adalah bentuk komitmen Erick Thohir untuk membantu PBNU memilki 250 Badan Usaha Miliki NU (BUMNU) sebagai bentuk sinergi peningkatan kemandirian umat.

Selain itu, Erick Thohir juga berstatus sebagai Anggota Kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), yang merupakan badan otonom NU dari Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor). Di mana fungsi dari Banser sendiri adalah sebagai garis terdepan, sekaligus pasukan inti NU yang ditujukan untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Karenanya tak heran, apabila hasil survei dari CSIIS menyatakan bahwa Erick Thohir menjadi capres pilihan warga NU Dengan perolehan 13% suara bersaing ketat dengan nama-nama lain yang telah lebih dulu berkiprah dalam lingkungan NU. "Khofifah menempati posisi elektabilitas di 18 persen, Muhaimin Iskandar 17,5 persen dan Erick Thohir 13 persen," tambah Ali.

Bagi Ali, hasil survei tersebut menunjukkan kehadiran Erick Thohir dalam lingkungan NU tak bisa diremehkan. Masuknya Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini ke dalam tiga besar tentunya membuat persaingan dengan sejumlah nama lama semakin ketat dan memanas. "Cak Imin harus berbagi dukungan dengan sejumlah Capres-Cawapres lain, semacam Erick Thohir," tegas Ali. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT