10 April 2022, 19:25 WIB

PMKRI Bersama GMKI Pematangsiantar-Simalungun Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pangan


Apul Iskandar |

MENGATASI mahal dan langkanya minyak goreng sampai, belum ada solusi tepat. Belum lagi kenaikan PPN, mahal dan langkanya pupuk di beberapa daerah, naiknya harga LPG, naiknya harga BBM jenis pertamax per 1 April 2022. Lalu kenaikan harga pangan. Sedangkan isu tunda pemilu sampai isu usulan masa jabatan Presiden tiga periode masih saja terus bergulir dalam beberapa pekan terakhir ini.

Menyikapi hal tersebut Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun bersama Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi mendesak agar Pemerintah tetap fokus menjalankan program pemerintah dan tidak sibuk memikirkan Pemilu 2024 yang masih akan lama lagi digelar.

"Apa yang sedang terjadi saat ini menjadi bukti ketidakseriusan para pejabat kita saat ini. Persoalan saat ini akan menguji ketegasan dan power pimpinan negara kita. Kita sangat berharap agar pemerintah tetap fokus menjalankan programnya, jangan sibuk memikirkan pemilu di 2024," kata Ketua Presidium PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi, Edis Galingging dalam keterangannya, Minggu (10/4).

Senada dengan Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi, Ketua Cabang GMKI Cabang Pematangsiantar-Simalungun, Juwita Panjaitan sangat menyayangkan akan kebijakan pemerintah yang tidak pro kepada rakyat kecil, golongan masyarakat menengah ke bawah.

"Kami dari GMKI sangat mengecam segala kebijakan dari Pemerintah yang tidak pro kepada rakyat kecil, Karena berdampak menyiksa dan menyengsarakan banyak masyarakat terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah di tengah-tengah keterpurukan perekonomian rakyat di masa Pandemi Covid-19. Sangat dirasa tidak adil sekali pemerintah di tengah-tengah pendapatan rakyat yang belum pulih akibat pandemi Covid-19 sudah menaikkan harga yang mematikan bagi banyak masyarakat dan kami pastikan bahwa GMKI Pematangsiantar-Simalungun akan terus mengawal segala kebijakan yang tidak pro rakyat," kata Juwita.

Untuk itu, PMKRI bersama GMKI Cabang Pematangsiantar-Simalungun yang tergabung dalam kelompok Cipayung ini mendesak pemerintah untuk segera menstabilkan harga pangan.

"Meminta Bapak Presiden untuk memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang mengusulkan penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden. Meminta Bapak Presiden untuk mengevaluasi para menteri. Meminta pemerintah untuk fokus terhadap program-programnya," katanya.

"Selain mendorong pemerintah pusat untuk segera  menurunkan harga pangan, BBM, LPG, dan PPN, meminta Bapak Presiden untuk tegas mencari siapa dalang di balik mahal dan langkanya minyak goreng. Meminta pemerintah agar komit memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme yang makin marak terjadi di negeri ini," tambahnya (AP/OL-10)

BERITA TERKAIT