09 March 2022, 14:50 WIB

Gerindra Patuhi Porsi Pembagian Menteri yang Sudah Disepakati


Sri Utami |

WACANA pergantian menteri oleh Presiden Joko Widodo dinilai menjadi hak prerogatif presiden yang sudah memertimbangkan banyak faktor seperti waktu, kemampuan termasuk kebutuhan untuk memberikan kursi menteri kepada Partai Amanat Nasional (PAN).

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Rabu (9/3).

“Sebagai bagian dari koalisi pemerintah tentu kami menyerahkan kepada presiden. Kapan, berapa yang direshuffle, kebutuhan akan itu juga presiden yang mengerti. Juga soal PAN masuk itu juga tergantung dari penilaian presiden apa memang dibutuhkan atau tidak,” ujarnya.

Dia menerangkan sejak awal terkait porsi menteri atau jabatan lainnya sudah dibicarakan sejak awal dengan semua parai politik koalisi. Sehingga Gerindra mematuhi hasil putusan dari pembicaraan tersebut.

“Penambahan pengurangan itu adalah hak prerogatif presiden,” jelas Sufmi

Sebelumnya beredar kabar PAN mendapat jatah kursi menteri dan wakil menteri. Sedangkan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto juga akan didapuk menjadi salah satu menteri. Reshuffle kabinet dikabarkan akan diumumkan pada akhir Maret. (Sru/OL-09)

BERITA TERKAIT