01 March 2022, 14:25 WIB

BNPT Perkuat Sinergi Ulama dan Umara dalam Tanggulangi Terorisme


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus berkomitmen membangun harmoni bangsa dengan memperkuat sinergis antara ulama dan umara (pemerintah) sebagai bentuk kebijakan penthaheliks dalam penanggulangan terorisme.

Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid seperti dilansir Antara, Selasa (1/3), mengatakan, kerja sama antara ulama dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam upaya mendukung pencegahan penyebaran paham radikal terorisme di tengah masyarakat.

Salah satu upaya sinergi ini, kata Nurwakhid, dibuktikan dengan silaturahim Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar dan jajaran ke pimpinan Majelis Taklim Al Habib Ali Kwitang atau yang lebih dikenal dengan Majelis Habib Ali Kwitang di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (28/2).

Habib Ali Alhabsy Kwitang adalah cucu dari almarhum Al Habib Ali bin Abdul Rahman Alhabsy atau yang dikenal Al Habib Ali Kwitang (1870-1968). Almarhum Al Habib Ali Kwitang merupakan tokoh penyiar Islam di Jakarta pada abad 20 dan pendiri serta pimpinan pertama Majelis Taklim Kwitang yang telah melahirkan banyak ulama dan tokoh nasional.

Selain sebagai tokoh penyiar Islam di Jakarta, almarhum Al Habib Ali Kwitang semasa hidupnya juga dikenal sebagai tokoh pemersatu semua golongan. Dalam berdakwah, ia mengedepankan persatuan umat dan merangkul semua golongan serta menghindari perpecahan.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNPT seperti disampaikan Nurwakhid mengharapkan agar Majlis Taklim Al Habib Alhabsy Kwitang ini terus mengayomi umat dan menjadi pusat pengkaderan anak-anak bangsa yang berintegritas terhadap agama bangsa dan negara.

"Pak Kepala BNPT (Boy Rafli Amar) memandang bahwa keberadaan majelis taklim seperti ini sangat penting dalam memberikan edukasi demi masa depan yang baik bagi anak-anak bangsa yang berintegritas terhadap agama bangsa dan negara terutama di era digitalisasi saat ini," ujar Nurwakhid usai mendampingi Kepala BNPT dalam pertemuan tersebut.


Baca juga: Legislator: Jadikan Isra Miraj Sarana Memperkuat Iman dan Takwa


Dia mengatakan Kepala BNPT menyampaikan bahwa silaturahim ini sekaligus untuk meningkatkan tali persaudaraan antarsesama umat dalam upaya merajut harmoni bangsa.

Kepala BNPT menilai bahwa (alm) Al Habib Ali bin Abdul Rahman Al Habsy sebagaimana yang diceritakan cucunya ialah tokoh agama yang patut diteladani dalam berdakwah terutama di era sekarang yang sarat dengan pertentangan dan perbedaan yang mengarah kepada perpecahan.

Karena itu, BNPT akan menindaklanjuti silaturahim ini melalui berbagai kegiatan yang dirancang bersama. Menurut dia, jargon BNPT 'Mewujudkan Harmoni Bangsa' sejalan dengan karakter dakwah yang dikembangkan oleh Al Habib Ali Kwitang di majelis taklimnya.

"Beberapa kegiatan yang sangat strategis ke depan adalah pembentukan Majelis Silaturrahim Pancasila yang akan melibatkan semua majelis taklim di Jakarta. Karena secara historis majelis ini telah memainkan peran penting dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila. Selain itu, mendukung kegiatan peringatan Haul Al Habib Ali bin Abdulrahman Alhasbsy Kwitang yang akan diselenggarakan pada 27 Maret 2022 mendatang," ujar alumnus Akpol 1989 ini.

Selain didampingi Direktur Pencegahan, Kepala BNPT juga didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Mayjen TNI Dedi Sambowo. Dalam kunjungan tersebut, Kepala BNPT dan jajarannya juga menyempatkan berziarah ke makam Habib Ali Al-Habsyi dan salat zuhur berjemaah dengan cucu Habib Ali bin Abdul Rahman Al-Habsyi di Islamic Center Habib Alhabsy Kwitang. (Ant/S-2)

 

BERITA TERKAIT