18 January 2022, 08:10 WIB

NasDem Tantang Fraksi Lain Tuntaskan RUU TPKS


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

ANGGOTA Komisi I DPR Hillary Brigitta Lasut menantang semua fraksi di DPR RI, khususnya di Badan Legislasi (Baleg) untuk menuntaskan pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di tahun ini. Pasalnya sudah sangat banyak perkara dan korban kekerasan seksual yang harus segera diakhiri dengan regulasi ini.

"Paling menyedihkan ketika kita melihat bahwa Indonesia lebih sering fokus mengoalkan UU yang menguntungkan pemerintah, masayarakat dan sektor bisnis secara ekonomi. Ketika kita menyuarakan UU yang menguntungkan masayarakat namun minim dari sisi keuntungan ekonomi tidak banyak yang tertarik untuk membahasnya," ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (18/1).

Politisi Partai NasDem ini mengajak seluruh anggota DPR untuk menunjukkan kepedulian terhadap penyintas tindak pidana kekerasan seksual. Tanpa adanya pencegahan dan payung hukum yang kuat maka perkara yang memilukan ini akan semakin merajalela.

"Maka RUU TPKS harus segera dituntaskan menjadi UU," terangnya.

Ia menilai masyarakat tidak perlu memikirkan perubahan di negeri ini ketika para wakilnya mengabaikan nasib RUU TPKS. "Padahal jumlah kasusnya dapat lebih banyak dari kasus yang lain," jelasnya.

Sejauh ini hanya Fraksi NasDem yang ngotot memperjuangkan RUU ini sementara fraksi lain malah mengeluarkan suara yang berlawanan. "Jelas fakta ini menunjukkan hanya Fraksi NasDem yang peduli pada kelompok rentan, penyintas dan masyarakat yang mengharapkan adanya payung hukum bernama UU TPKS. Jadi sangat miris melihat sikap politik di DPR padahal di luar sana banyak korban kekerasan seksual yang menantikan payung hukum untuk mendapatkan keadilan," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: PDIP Undang Erick Thohir Ke Sekolah Partai, Bicara Soal Pilpres 2024?

BERITA TERKAIT