27 December 2021, 16:35 WIB

PDI Perjuangan Puncaki Klasemen Elektabilitas Parpol


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

PDI Perjuangan menjadi partai politik yang paling digandrungi publik untuk Pemilu 2024. 

"Apabila hari ini dilaksanakan pemilihan anggota legislatif (DPR RI), parpol dengan urutan 9 besar secara berurutan adalah PDIP (19,2%), Gerindra (13,3%), Golkar (7,6%), PKB (6,0%), Demokrat (5,7%), PKS (5,3%), PPP 3,3%), NasDem (3,1%), dan PAN (2,0%)," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat merilis hasil survei nasional dan political outlook 2022 bertajuk Meneropong Poros Koalisi Partai Politik, Senin (27/12).

Turut hadir Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Arif Wibowo, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dan Direktur Eksekutif Politika Research & Consulting Rio Prayogo .

Adi mengatakan terdapat empat simulasi koalisi partai politik yang ditemukan. Pertama kecenderungan PDI Perjuangan berkoalisi dengan Gerindra, PPP, dan PAN. Landasannya dengan mengusung kandidat capres yang paling layak diusung adalah Prabowo Subianto dan berpotensi meraih suara 30,4%.

Baca juga: Ganjar Pranowo Puncaki Pilihan Publik Sebagai Capres 2024

Potensi koalisi berikutnya Golkar, NasDem, PKB, PKS, dan Demokrat. Kelompok ini berpotensi mengusulkan Anies Baswedan sebagai capres dengan gambaran raihan suara 34,3%.

"Berikutnya apabila terbentuk koalisi PDIP, Golkar, PKB, dan PPP, kandidat capres yang paling layak diusung adalah Ganjar Pranowo dengan 31,8%. Kemudian simulasi terakhir koalisi Gerindra, NasDem, PAN, PKS, dan Demokrat, kandidat capres yang paling layak diusung adalah Prabowo Subianto dengan 31,8%," pungkasnya. 

Survei yang berlangsung 12 November-4 Desember 2021 itu mengunakan metode penarikan sampel multi stage random. Sebanyak 1.600 responden dari 34 provinsi ini dipilih dari Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019. Survei ini memiliiki tingkat kepercayaan (significant level) survei ini adalah 95% dan margin of error sebesar 2,5%. (P-5)
 

BERITA TERKAIT