20 December 2021, 21:38 WIB

Buka Munas FKPPI, Mahfud Ajak Tingkatkan Wawasan Kebangsaan lewat Bela Negara


Mediaindonesia.com |

MENTERI Koordinator bidang Politik Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) ke X Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin, (20/12). Mahfud hadir mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Dalam sambutannya, Mahfud menyatakan, munas sebaiknya bukan sekedar untuk mengganti kepengurusan saja. Ia berharap munas menjadi momentum untuk mengonsolidasikan diri dan memperkokoh FKPPI dalam hal peningkatan wawasan kebangsaan.

"Salah satu upaya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan adalah dengan adanya bela negara," kata Mahfud.

Ia menambahkan, bela negara dapat diartikan sebagai sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan terhadap negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. Berdasarkan konstitusi setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha bela negara. Syarat-syarat tentang pembelaan negara juga telah diatur dengan undang-undang.

"Nilai-nilai bela negara diantaranya adalah satu harus cinta tanah air, merasa memiliki mencintai dan ingin menjaganya. Mempertahankan dengan segenap jiwa dan raga. itulah nilai-nilai bela negara itulah yang disebut nasionalisme," katanya.

Selain itu Mahfud meminta FKPPI untuk menjauhi tindakan-tindakan yang melanggar hukum dan meresehkan masyarakat seperti halnya organisasi masyarakat lainnya yang sempat disinggung oleh Presiden Jokowi. "Saya berharap mumpung FKPPI belum pernah dicirikan sebagai organisasi yang seperti ini. Saya berharap dapat menjauhi tindakan yang tidak pantas dilakukan sebagai anak bangsa," tuturnya.

Sementara itu Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo mengatakan Munas ke X FKPPI sebenarnya akan dilakukan pada tahun lalu. Namun karena adanya Covid-19 maka Munas diundur menjadi tahun ini yakni 20-22 Desember 2021.


Munas, kata Pontjo bertujuan untuk memperkokoh kekuatan FKPPI melalui konsolidasi bela negara. Ia mengatakan ber- FKPPI itu adalah berbela negara. Jadi, tujuan dalam berkumpul di FKPPI itu hanya satu  yakni bela negara.  "Karena negara itu perlu di bela. Oleh karena itu perlu bela negara," kata Pontjo.

Pontjo mengatakan salah satu faktor yang menentukan suatu negara dapat bertahan menghadapi tantangan global ialah tingginya semangat bela negara pada rakyatnya. Bela negara kata dia, tidak bisa diwakili hanya oleh suatu kelompok saja, melainkan harus seluruh masyarakat .

 "Dalam konteks itu, FKPPI menjadi suatu organisasi yang ikut mengembangkan semangat bela negara di seluruh masyarakat, bukan hanya terbatas di FKPPI, dengan cara mengajak agar kita sama sama bisa mengatasispiasi ancaman dan melewati tantangtangan bangsa," tuturnya.

Pandemi Covid-19 kata Pontjo telah memberi contoh betapa pentingnya semangat bela negara. Semangat gotong royong yang tinggi menjadi kunci penting bangsa Indonesia mampu bangkit dari Pandemi. Namun disatu sisi masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki dalam menghadapi pandemi. "Dalam konteks itu bela negara adalah sesuatu yang harus dipersiapkan, diantisipasi. tidak bisa kita santai santai seolah-olah nanti tidak ada bahaya," pungkasnya.(OL-8)

BERITA TERKAIT