01 December 2021, 16:45 WIB

Wapres: Indonesia dan Singapura Bisa Menjadi Mitra Atasi Pandemi


Emir Chairullah |

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin pagi ini menerima kunjungan Menteri Senior sekaligus Menteri Koordinator Bidang Keamanan Nasional Republik Singapura Teo Chee Hean di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (1/12). Pertemuan tersebut dilakukan untuk berbagai kerja sama yang telah dan akan dilakukan kedua negara.

“Saya berharap Indonesia dan Singapura akan terus menjadi mitra maju bersama dalam menanggulangi pandemi, dan juga mengatasi tantangan global,” kata Wapres saat pertemuan tersebut.

Ma’ruf menyebutkan, meski dalam situasi pandemi Covid-19, investasi Singapura di Indonesia terus meningkat. Adapun total investasi Singapura di Indonesia periode Januari - September 2021 senilai US$7,3 miliar.

“Investasi Singapura di Indonesia pada kwartal ketiga secara year-on-year naik 2.8%,” ungkapnya.

Baca juga: Mensesneg Bantah Ada Rencana Reshuffle Pekan Depan

Karena itu, Wapres juga menyambut baik kesepakatan-kesepakatan yang terjalin antara Indonesia – Singapura termasuk pembangunan energi baru dan dapat diperbaharui di berbagai wilayah tanah air. “Karena tugas kita memang menjaga kelestarian bumi untuk generasi yang selanjutnya,” tegasnya.  

Sementara itu, terkait kerjasama moneter, Wapres mengapresiasi perpanjangan kerjasama keuangan bilateral antara Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS). “Saya memandang ini sangat baik untuk mendukung stabilitas moneter dan keuangan di kedua negara dan membantu pemulihan dari pandemi,” tuturnya

Sementara, dalam bidang pendidikan, Wapres juga menyambut baik perjanjian kerjasama antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) dengan counterpart-nya di Singapura, yang saat ini tengah difinalisasi. “Rencana kerjasama baik untuk mendorong peningkatan kualitas SDM yang unggul dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Senior Teo Chee Hean mengakui bahwa di bidang ekonomi dan investasi Indonesia dan Singapura terus memiliki hubungan yang sangat kuat.

“Di 2020 meski pandemi, investasi dari Singapura ke Indonesia meningkat 50% mencapai US$9,8 miliar. Saya sendiri terkejut melihat angka-angka itu tetapi ini justru mencerminkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia dan juga kepemimpinan di Indonesia,” sebutnya.

Selain itu, sambung Menteri Teo, kondisi ini juga didukung oleh beberapa perjanjian yang telah ditandatangani kedua negara. “Yang pertama adalah perjanjian investasi bilateral dan juga (perjanjian) penghindaran pajak berganda yang memberikan kondisi yang kondusif bagi investasi,” ungkapnya.

Adapun yang ketiga, sebut Menteri Teo, adalah perjanjian finansial bilateral antara Singapura dan Indonesia yang menjaga nilai uang sekitar US$10 miliar yang terus dikembangkan antara bank sentral kedua negara.

“Dan juga atas arahan Bapak Wapres dan juga PM Lee serta Bapak Presiden (Jokowi), kita juga terus mengembangkan kerjasama di tiga area yang pertama adalah Flight Information Region, yang kedua adalah perjanjian ekstradisi, yang ketiga adalah perjanjian pertahanan yang terus kita kembangkan dan kita perkuat ke depannya,” pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT