21 November 2021, 23:50 WIB

Kejaksaan Selidiki Mafia Tanah terkait Pembangunan Manado Outer Ring Road 


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

KEJAKSAAN Tinggi Sulawesi Utara menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pembebasan lahan tanah untuk pembangunan ruas jalan Manado Outer Ring Road III tahun 2018 pada Dinas Prasarana dan Pemukiman (Praskrim) Sulawesi Utara. 

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer, penyelidikan mulai dilakukan pada Jumat (19/11). 

"Tim Penyelidik pada Aisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sulawesi Utara menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pada proyek tersebut yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara," katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (21/11). 

Penyelidikan terkait mafia tanah di Sulawesi ini menjadi yang kedua dilakukan Kejaksaan. Sebelumnya, Kejati Sulawesi Tenggara juga menyelidiki dugaan rasuah yang berpotensi merugikan keuangan negara pada penguasaan dan pengalihan secara melawan hukum tanah dan bangunan (aset) milik Lembaga Peneliti-Lembaga Pengabdian Masyarakat (LP-LM) Universitas Halu Oleo. 

Baca juga : Marak Mafia Tanah, Masyarakat Harus Pahami Prosedural Agraria 

Sebelumnya, Kejaksaan juga menyelidiki kasus dugaan mafia tanah yang memenuhi kualifikasi korupsi di DKI Jakarta dan Sumatera Utara. Pada Senin (15/11), 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung Supardi mengaku banyak menemukan perkara tindak pidana korupsi terkait mafia tanah. Hal itu didapat setelah pihaknya melakukan inventarisasi seluruh perkara yang ada di Indonesia. 

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sendiri telah memerintahkan seluruh satuan kerja untuk membentuk Tim Khusus guna memberangus sindikat mafia tanah. Tim tersebut merupakan kolaborasi dari bidang Intelijen, Pidana Umum (Pidum), dan Pidana Khusus (Pidsus). (OL-7)

BERITA TERKAIT