14 November 2021, 17:14 WIB

Pemilih Jokowi Berpotensi Berpaling ke Prabowo di Pilpres 2024


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

PENELITI senior dari Indonesia Survey Center, Chairul Ansari melihat ada tren kesukaan dan perhatian publik terhadap sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hal ini dilihat dari hasil survei yang menunjukkan bahwa tingkat kesukaan responden terhadap Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju itu 80,2%, tertinggi dari nama-nama yang disodorkan. “Dalam tingkat likeabilitas, Prabowo berada pada puncak urutan dengan tingkat kesukaan sebesar 80,2 persen,” kata Ansari dalam rilis surveinya, Minggu (14/11).

Menurutnya, salah satu alasan mengapa publik merespons positif sosok Prabowo ialah sikapnya yang memilih berlapang dada untuk kepentingan bangsa dan negara. Apalagi, Prabowo adalah rival politik Presiden Joko Widodo di Pilpres 2014 dan 2019.

“Yang cukup mengejutkan dalam survei ini adalah bahwa para pemilih Jokowi 2019 ternyata mulai jatuh hati pada Prabowo yang pernah menjadi rival politik pada Pemilu 2014 dan 2019. Hal ini dimungkinkan terjadi karena sikap negarawan, demokrat dan patriotik Prabowo yang menerima permintaan Jokowi untuk ikut mengabdi pada negara dengan menduduki posisi sebagai menteri pertahanan,” paparnya.

Sikap Prabowo yang mengenyampingkan rivalitas politik dan mencairkan bipolaritas politik 2014 dan 2019 inilah yang dikatakan Ansari menjadi penyebab mantan Danjen Kopassus itu mendapatkan apresiasi dari para pendukung Jokowi dengan mulai jatuh hati kepadanya.  “Sikap demokratik Prabowo ini pantas saja memeroleh dukungan dari pendukung Jokowi,” tandasnya.

Di sisi lain, kolaborasi yang sangat apik antara Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo dalam mengelola pemerintahan juga turut menjadi sumbangsih positif. Pasalnya, jelas dia, sangat terlihat kedekatan antara keduanya dalam berbagai kesempatan urusan pemerintahan dan dukungan Presiden pada program-program Hankam dari Kemhan menunjukkan baiknya hubungan Jokowi dan Prabowo.

Lebih lanjut, Ansari memandang bahwa dari hasil survei yang dilakukannya, ternyata mayoritas responden cenderung menjadi pemilih tetap Prabowo jika maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Prabowo ternyata masih menjadi pilihan utama dengan memeroleh dukungan sebesar 22,7%. Urutan posisi berikut berturut-turut ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 12,6%, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 12,2%, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 5,7%, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 4,5%, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,3%.

Selanjutnya ditempati oleh Ketua DPR Puan Maharani yang memeroleh 3,6% keterpilihan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 2,9%, Menteru Sosial Tri Rismaharini 2,7%, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,1%, Menkophukam Mahfud MD 1,1%, Menteri BUMN Erick Thohir 0,7%. Kemudian ada juga mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,4%, Mendagri Tito Karnavian 0,4%, Komisaris Pertamina Basuki Thajaja Purnama 0,3%, Kepala KSP Moeldoko, 0,2%, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2% dan ada 23,4 persen publik masih belum dapat menentukan pilihannya.

“Para pemilih yang telah mantap memilih Prabowo ternyata lebih tinggi dari para kandidat capres lainnya. Singkatnya dengan kata lain bahwa para pemilih Prabowo memiliki basis dukungan lebih kokoh atau tidak labil dibanding pemilih kandidat lain,” pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT