14 November 2021, 16:00 WIB

Pemilu 2024 Tuntut KPU dan Bawaslu Lebih Bermutu


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

ANGGOTA Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI dituntut lebih bermutu di bandingkan periode sebelumnya. Pasalnya mereka akan menghadapi tugas berat berupa pemilu serentak presiden, DPR, DPRD dan kepala daerah.

"Pemilu 2024 akan menghadapi banyak tantangan. Mulai dari kompleksitas teknis, beban kerja yang besar, maupun kompetisi yang berlangsung di tengah fenomena kehadiran pasukan siber dan buzzer politik," ujarnya kepada Media Indonesia, Minggu (14/11).

Baca juga: Komisi I DPR Belum Sepakat dengan Isi RUU PDP

Menurut dia, seleksi anggota KPU dan Bawaslu RI menjadi sangat krusial dalam memastikan tata kelola pemilu bisa bermutu. Pesta demokrasi ke depan harus lebih terjaga dari gangguan integritas penyelenggaranya.

"Diharapkan tim seleksi mampu memastikan calon anggota KPU dan Bawaslu yang visioner dan memiliki komitmen kuat pada nilai-nilai demokrasi sehingga mampu membangun strategi yang tepat untuk berkontribusi mengurai tantangan kerumitan dan kompleksitas pemilu 2024," terangnya. 

Anggota KPU dan Bawaslu diharapkan mempunyai rekam jejak yang baik, kata dia, kemandirian untuk bersikap, serta visi misi yang terukur terkait tawaran untuk pengelolaan pemilu Indonesia ke depan yang lebih baik dan bermutu.

"Timsel jangan permisif pada upaya titip- menitip calon sehingga terjebak pada politik pesanan untuk meloloskan calon yang partisan atau tidak punya kompetensi kepemiluan, yang pada akhirnya membahayakan kredibilitas pemilu 2024," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT