10 November 2021, 09:58 WIB

Gubernur Sulut Tak Hadir, Komisi IX DPR Tutup Rapat


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

KUNJUNGAN kerja spesifik Komisi IX DPR RI ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) lebih cepat berakhir. Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diundang tak hadir, rapat Komisi IX DPR RI pun langsung diitutup oleh Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Asmara yang memimpin delegasi ke Sulut.

“Bukan ingin dihormati, tapi sesama pejabat negara harus saling tahu ketentuan yang mendasari rapat ini. Jadi dalam setiap kunjungan resmi DPR RI, bukan sekadar kunjungan dan jalan-jalan. Tapi ini rapat resmi berdasarkan perundang-undangan," tandas Dewi, di Kantor Gubernur Sulut, Manado, Selasa (9/11/).

Rapat di daerah, kata Dewi, nilainya sama dengan rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Menurut politikus Partai Golkar itu, delegasi Anggota DPR sedang menjalankan fungsi pengawasan saat berada di daerah dalam rangkaian kunjungan kerja. DPR ingin melihat dari dekat pelaksanaan undang-undang, keberhasilan pembangunan, atau kekurangan yang terjadi di daerah.

"Nilai rapat ini sama dengan rapat di DPR, hanya kami pindahkan. Kami di sini sedang menjalankan fungsi pengawasan," ungkap Dewi lebih lanjut.

Legislator dapil Jawa Barat IV ini, memimpin rapat dengan Pemerintah Provinsi Sulut untuk membahas ketenagakerjaan. Pemprov Sulut diwakili Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala.

Gubernur Olly Dondokambey tak bisa hadir, karena saat bersamaan menjadi pembicara utama dalam acara Giat Katekisasi Pelayan Khusus Gereja GMIM. Begitu pula Wakil Gubernur sedang berkegiatan di tempat lain.

“Tugas DPR mencari fakta lapangan. Nanti kami bertanya kepada asosiasi pekerja, PNS, apa betul semua sudah terlindungi. Apa rencana program perlindungan pekerja, apa yang bisa kami bantu. Sebetulnya kunjungan kami untuk mengawasi dan membantu daerah," tutur Dewi kepada para wartawan usai pertemuan. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT