30 October 2021, 16:08 WIB

Survei LSIN: Ganjar Tertinggi, Puan Masih "Nasakom"


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

LEMBAGA Survei Independen Nasional (LSIN) membeberkan hasil jajak pendapatnya tentang sosok calon presiden (capres) yang diinginkan masyarakat pada 2024. Hasil survei menyebut masyarakat belum bisa membayangkan sosok yang sesuai untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Lebih dari 25 persen persen responden tidak menjawab atau tidak mengetahui elektabilitas kandidat berdasarkan top of mind (bayangan)," kata Direktur LSIN Yasin Mohammad dalam telekonferensi di Jakarta, hari ini.

Yasin mengatakan posisi kedua dalam survei instansinya dalam kategori capres bayangan masyarakat adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar mendapatkan dukungan 18,4 persen dalam kategori tersebut di jajak pendapat LSIN.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduduki posisi ketiga dalam survei tersebut. Anies mendapatkan suara 16,6 persen dari responden yang ditanya oleh LSIN.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyusul Anies di posisi keempat. Prabowo mendapatkan suara 15,8 persen berdasarkan survei LSIN. "Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat suara 6,4 persen, kemudian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan suara 3,7 persen," ujar Yasin.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ada di bawah AHY dalam survei tersebut. Khofifah mendapatkan suara 2,1 persen.

Lalu, di posisi bawah, figur dengan elektabilitas di bawah 2 persen atau yang kerap diiplesetkan jadi "nasakom", nasib satu koma, yakni ada Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPR Puan Maharani. Airlangga mendapatkan suara 1,9 persen, sementara itu Puan mendapat suara 1,6 persen.

Baca juga: Ketua DPR: Polri Jadi Tumpuan Rakyat untuk Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Yasin juga mengatakan respondennya banyak yang tidak bisa membayangkan partai asal presiden selanjutnya. Sebanyak 43,4 persen narasumber tidak menjawab tentang pertanyaan partai yang memungkinkan menjadi pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapatkan suara 11,1 persen dalam survei tersebut. Setelah itu, Partai Gerindra menyusul dengan suara responden 10,1 persen.

"Partai Demokrat ada di posisi ketiga dengan suara 8,4 persen responden," tutur Yasin.

LSIN mengumpulkan jajak pendapat dengan menggunakan metodelogi wawancara dengan cara provability sampling. Sebanyak 1.200 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dijadikan responden dalam pengambilan survei ini.

Pengambilan survei dilakukan dengan rumus slovin. Margin of error dalam survei ini mencapai 2,8 persen. (OL-4)

BERITA TERKAIT