15 October 2021, 15:57 WIB

Bareskrim akan Limpahkan Aset Terdakwa ASABRI ke Kejagung


Tri Subarkah |

DIREKTUR Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Supardi, mengatakan pihaknya akan menerima pelimpahan aset Benny Tjokrosaputro dari Bareskrim. Benny adalah salah satu terdakwa kasus dugaan korupsi dan pencucian uang pada PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

"Tadi koordinasi dari yang Mabes (Polri) dateng ke kami, terkait aset yang di Jogja," kata Supardi di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (14/10) malam.

Aset yang dimaksud berupa Hotal Brothers Inn. Supardi menjelaskan bahwa pihak Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim telah menyita hotel itu dalam kasus tekriat koperasi Hanson. Kendati demikian, Supardi mengatakan proses pelimpahan aset itu belum dilakukan.

"Mekanismenya kan setelah Dittipidum, nanti rencannya sih mau dicabut sita yang di Dittipidum, baru kepengadilan, barulah nanti kita mohonkan sita yang baru," jelasnya.

Baca juga: KPK Dorong KPU-Bawaslu Jaga Integritas

Supardi juga menjelaskan bahwa anak buahnya saat ini sedang memburu aset adik Benny yang juga menjadi tersangka dalam kasus ASABRI, yakni Teddy Tjokrosaputro. Setidaknya, penyidik Gedung Bundar tengah mengendus aset Teddy di daerah Maja, Purwakarta, Ponorogo.

Skandal megakorupsi di ASABRI telah menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp22,788 triliun. Saat ini, Kejagung telah menetapkan 13 orang dan 10 manajer investasi (MI) sebagai tersangka. (OL-4)

BERITA TERKAIT