12 October 2021, 23:03 WIB

Dirut Permata Sinita Kamasindo Diperiksa terkait Korupsi LPEI


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa Direktur Utama PT Permata Sinita Kemasindo berinisal ITK. Ia diperiksa terkait kasus dugaan korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

"ITK selaku Direktur Utama PT Permata Sinita Kemasindo diperiksa terkait penerimaan fasilitas kredit pada debitur LPEI," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui keterangan tertulis, Selasa (12/10).

Lebih lanjut, Leonard menjelaskan bahwa penyidik Gedung Bundar juga memeriksa tiga orang lainnya sebagai saksi. Mereka berinisial Z selaku analis pada Divisi Analisa Risiko Bisnis LEPI, KW selaku Kepala Departemen Analisa Risiko, dan RP selaku analis Divisi Analisa dan Risiko Bisnis Unit Reveiwer LPEI.

"Para saksi diperiksa terkait pemberian fasilitas kredit pada debitur LEPI," tandas Leonard.

Sebelumnya, Kejagung mencatat ada sembilan debitur yang mendapat fasilitas pembiayaan dari LPEI. Mereka adalah Group Walet, Group Johan Darsono, Duniatex Group, Group Bara Jaya Uam, Group Arkha, PT Cipta Srigati Lestari, PT Lautan Harmoni Sejahtera, PT Kemilau Harapan Prima, dan PT Kemilau Kemas Timur. Direktur Penyidikan Jampidsus Supardi menjelaskan, pihaknya tidak akan meneruskan proses penyidikan terhadap debitur yang kolektabilitasnya sudah dinilai normal. Menurutnya, penyidikan hanya akan dilakukan kepada para debitur yang kolektabilitasnya dibuat tidak baik.

"Kalau kolektabilitasnya bagus, ya sudah kita enggak persoalkan. (Tapi) yang memang diniatkan jahat, kalau memang berusaha (sengaja) kolekbatilitasnya sekian itu yang harus kita selesaikan," kata Supardi di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (7/10). (OL-8)

 

BERITA TERKAIT