08 October 2021, 21:00 WIB

Wujudkan Sumsel Bebas Rabies, Pemprov Gencarkan Vaksinasi Hewan Peliharaan


Dwi Apriani |

GUBERNUR Sumatera Selatan Herman Deru mengharapkan agar keberadaan hewan yang berpotensi menyebarkan penyakit rabies untuk diberikan perhatian khusus. Karena itu dalam pelaksanaan di lapangan tidak cukup mengandalkan tenaga dokter hewan semata melainkan juga butuh keterlibatan masyarakat pemilik hewan atau kalangan sukarelawan peduli hewan.

"Pemprov Sumsel siap memfasilitasi, tujuannya tidak lain agar kesadaran masyarakat semakin tinggi akan bahayanya penyakit rabies yang ditularkan hewan peliharaan," tuturnya saat hadir bersama Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah pada dialog interaktif secara virtual di Palembang, Jumat (8/10).

Untuk itu, Herman Deru memohon dukungan dari Kementerian Pertanian untuk melakukan renovasi terhadap keberadaan Rumah Sakit Hewan (RSH)  yang ada din Sumatera Selatan mengingat keberadaanya sangat dibutuhkan. "Kami mohon dukungan Pak Menteri agar keberadaan rumah sakit hewan tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh para penggemar hewan di Sumsel yang jumlahnya cukup banyak," harapnya.

Herman Deru juga mengingatkan pada peringatan hari rabies sedunia kali ini ada keterlibatan aktif dari jajaran Pemerintah Kabupaten/kota di Sumsel untuk tetap fokus pada pencegahan dan pengendalian rabies melalui vaksinasi hewan penular rabies (HPR) secara rutin.

Berdasarkan data pada pelaksanaan vaksinasi hewan penular rabies yang digelar pada 2020 lalu, 23.712 ekor hewan telah divaksin. Selanjutnya pada 30 September 2021 sebanyak 2.059 hewan yang mendapatkan pelayanan dari Rumah Sakit Hewan setempat.

"Sepanjang tahun 2020 sebanyak 2000 kasus gigitan hewan peliharaan masing-masing digigit anjing, kucing atau kera. Dari jumlah kasus tersebut satupun tidak ada korban meninggal. Ini tidak lain karena  gencarnya vaksinasi rabies yang telah kita lakukan,â€? tandasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT