29 September 2021, 13:57 WIB

Kelompok Milenial Apresiasi Solusi Presiden dan Kapolri Soal Kisruh TWK di KPK


Selamat Saragih | Politik dan Hukum

KOORDINATOR Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki mengapresiasi upaya Presiden Jokowi dan Kopolri yang bermaksud merekrut pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK untuk masuk menjadi ASN di Polri.

Upaya tersebut menurut Adhiya, merupakan langkah yang tepat sebagai win win solution dalam rangka mengatasi ketegangan yang terjadi di KPK. Nantinya, kata Adhiya, orang-orang yang tidak lulus akan ditugaskan di Polri.

"Kami apresiasi setinggi-tingginya atas upaya pak Presiden dan Pak Kapolri yang sudah memberi solusi atas ketegangan yang terjadi di KPk," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (29/9).

Dengan begitu, Adhiya yakin para pegawai KPK tersebut dapat meningkatkan kualitas kinerja kepolisian dalam hal penanganan korupsi. Sebab, mereka dinilai berpengalaman dalam tugas tersebut.

"Inilah Presisi, menyelesaikan masalah secara solutif dan dengan pendekatan yang humanis dan dialogis," imbuhnya.

Adhiya berharap, dengan solusi itu bisa meredam gesekan yang terjadi di akar rumput. "Kami harap, solusi Kapolri ini mampu meredam gesekan yang terjadi di akar rumput," pesannya.

Adhiya mengimbuhkan, KPK adalah lembaga independen sama halnya dengan Komnas HAM dan KPU yang berhak melaksanakan aktivitas sesuai dengan wewenang mereka yang diberikan oleh undang-undang.

"Sebagai bagian dari elemen Pemberantas Korupsi, mari kita dukung upaya KPK memberantas korupsi sekaligus menghormati putusan MK,"tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: Vaksinasi Aglomerasi Solo Terus Dikebut

BERITA TERKAIT